Berita Narkotika

Hasil Operasi Bersinar Candi 2022 di Kota Tegal - 13 Tersangka Ditangkap Polisi, Mayoritas Pengedar

Polres Tegal Kota disebut telah memenuhi target operasi yang ditetapkan oleh Polda Jateng dalam Operasi Bersinar Candi 2022. 

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Gelar kasus narkotika di wilayah hukum Polres Tegal Kota, Selasa (8/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Polres Tegal Kota menghadirkan 13 tersangka kasus narkoba dalam konferensi pers hasil Operasi Bersinar Candi 2022 di Mapolres Tegal Kota, Selasa (8/3/2022).

Dengan rincian, delapan tersangka ditangkap dalam masa Operasi Bersinar Candi.

Lima tersangka lainnya pada Januari- Februari 2022.

Baca juga: Kepala Disporapar Kabupaten Tegal Ajak Kader GMNI Tumbuhkan Minat Wirausaha di Kalangan Mahasiswa

Baca juga: Dua Pembunuhan Terjadi di Persawahan Kabupaten Tegal, Begini Upaya Preventif Polisi Polres Tegal

Baca juga: Penasaran Jadi Ketagihan, Istri Ikut Suami Konsumsi Sabu, Pasutri Asal Tegal Ini Beli Via WhatsApp

Baca juga: Respon Cepat DLH Kabupaten Tegal Tangani Aduan Sampah Menumpuk di Tiga TPS

Barang bukti meliputi 6,68 gram sabu-sabu, 2,99 gram tembakau gorila, dan 200 butir obat-obatan berbahaya.

Dari 13 orang tersebut, 7 orang di antaranya berstatus sebagai pengedar narkoba. 

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, Polres Tegal Kota memenuhi target operasi yang ditetapkan oleh Polda Jateng

Tiga target operasi dituntaskan dengan mendapatkan empat tersangka. 

Ada juga tambahan dua kasus non target operasi dengan jumlah tersangka empat orang. 

Sementara lima tersangka lainnya, ditangkap sebelum Operasi Bersinar Candi 2022.

"Total ada 13 tersangka."

"Statusnya macam-macam, tetapi kebanyakan adalah pengedar," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasaa (8/3/2022).

AKBP Rahmad menjelaskan, ada tiga jenis narkotika yang disita. 

Meliputi sabu-sabu sebanyak 6,68 gram, tembakau gorila 2,99 gram, dan obat-obatan berbahaya 200 butir. 

Ia mengatakan, mayoritas kasus narkotika di Kota Tegal didominasi oleh penggunaan sabu-sabu. 

Bahkan, pengguna tembakau gorila dalam ungkap kasus kali ini hanya ada satu orang. 

"Untuk hukuman mereka dijerat Pasal 112 Undang-Undang Narkotika."

"Ancaman hukumannya minimal penjara 5 tahun dan maksimal 20 tahun," jelasnya. (*)

Baca juga: Respon Keluhan Berdebu Tebal dan Bikin Licin, Jalan Pelabuhan Kendal Disemprot

Baca juga: Jalan Tembus Jangli Menuju Undip Semarang Dikerjakan Tahun Ini, Anggaran Tahap Awal Rp 29 Miliar

Baca juga: Jorge Martin Bakal Ikut Mengaspal di Sirkuit Mandalika, Awal Diragukan Karena Kecelakaan di Qatar

Baca juga: Dua Pemain Bali United Sindir Shin Tae-yong? Efek Ngebet Cari Pemain Keturunan Buat Timnas Indonesia

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved