Konflik Rusia dan Ukraina
Presiden Ukraina Sebut Bertemu Langsung dengan Putin Jadi Satu-satunya Cara Akhiri Invasi Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ingin bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
TRIBUNJATENG.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ingin bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pertemuan kedua kepala negara itu dinilai menjadi satu-satunya cara untuk mengakhiri perang.
Zelensky mengatakan kepada surat kabar Jerman Bild bahwa kompromi dapat dilakukan antara kedua belah pihak.
Baca juga: Jika China Tiru Rusia, Taiwan Akan Beri Perlawanan ala Ukraina
"Ini adalah satu-satunya cara kita bisa keluar dari situasi ini," kata Zelensky, dilaporkan Newsweek.
Namun Zelensky mengakui belum membicarakannya secara detail.
Perang dinilai akan berakhir setelah ia berbicara langsung dengan Presiden Rusia.
"Kami belum melakukan kontak langsung antara presiden.
Hanya setelah pembicaraan langsung antara kedua presiden, kami dapat mengakhiri perang ini,” katanya.
Saat ditanya apakah Zelensky siap untuk menyetujui wilayah Donbas dan mengakui Krimea di bawah Rusia, ia bersikukuh akan tetap bernegosiasi.
"Pertanyaannya di sini bukan apa yang bisa saya berikan. Dalam setiap negosiasi, tujuan saya adalah mengakhiri perang dengan Rusia dan saya juga siap untuk mengambil langkah-langkah tertentu," katanya.
Meski kompromi dapat dilakukan, ia tak ingin kesepakatan yang dibuat justru menjadi sebuah pengkhianatan terhadap negaranya.
Zelensky kini tetap berada di Kyiv.
Ia ingin memperkuat negaranya tak peduli betapa sulitnya hal tersebut.
Apa yang dilakukan Zelensky adalah untuk generasi penerusnya.
“Saya tidak ingin menjadi penurut,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Volodymyr-Zelensky-282.jpg)