Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kisah VA Korban Binomo dan Quotex, Tabungan Ludes Mobil Terjual dan Hampir Cerai

Para korban afiliator Binomo dan Quotex  mulai berbagi kisah. Mereka kebanyakan tergiur dengan keuntungan dalam waktu cepat.

Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Para korban afiliator Binomo dan Quotex  mulai berbagi kisah.

Mereka kebanyakan tergiur dengan keuntungan dalam waktu cepat.

Namun kerugian puluhan juta justru dirasakan.

Baca juga: Curhat Emak emak Korban Afiliator Binomo Indra Kenz, Rugi Rp 100 Juta Uang Hasil Pinjaman Online

Baca juga: Mengaku Psikis Terganggu, Korban Kasus Binomo Indra Kenz Ungkap Kerugian Capai Rp500 Juta

Baca juga: 2 Rumah Doni Salmanan Disita Bareskrim Polri di Bandung dan Soreang

Baca juga: Kisah Luna Maya Sempat Ditawari Endorse Binary Option, Terungkap Alasannya Menolak

Beberapa korban warga Kisaran dan Medan, Sumatera Utara bahkan kehilangan ratusan juta rupiah karena ikut Binomo dan Quotex.

Mereka juga harus menjual mobil, kehabisan uang tabungan, hingga hampir cerai dengan istrinya.

Hingga akhirnya mereka sadar telah ditipu.

Mereka membuat laporan ke Polda Sumut dan beharap agar uangnya bisa kembali dan tak ada lagi yang menjadi korban penipuan melalui trading bareng (trabar). 

Pria bertubuh gempal warga Kisaran enggan menyebutkan namanya.

Dia memilih agar hanya disebutkan inisialnya saja, VA.

Dia mengaku ikut bermain Binomo dan Quotex sejak Agustus.

Dia tergiur keuntungan besar dalam waktu cepat setelah melihat apa yang disampaikan atau dipamerkan para terlapor berinisial J alias NW di YouTube dan TikTok-nya. 

"Uang deposit (dikirim) melalui BRI, kerugian Rp 250 juta. Menang gimana ya, sekali, besoknya kalah terus (loss)," katanya usai melapor ke SPKT Polda Sumut pada Senin (14/3/2022) sore. 

Dia mengaku pertama kali mengirimkan deposit sebesar Rp 14 juta.

Pernah sekali dia mengirimkan deposit sebanyak Rp 14 juta, kemudian Rp 15 juta dan Rp 15 juta dalam satu hari.

"Kalau kita lihat, orang itu kan posting YouTube, menawarkan, melihatkan apa yang didapat orang itu, gampang kali, (jadi) kita tergiur," katanya. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved