Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Disdagnakerkop UMK Karanganyar Gelar Operasi Minyak Goreng di Desa dan Kelurahan

Disdagnakerkop UKM Karanganyar gelar operasi minyak goreng kemasan di kantor desa.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Operasi pasar minyak goreng di Kantor Kelurahan Popongan Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menggelar operasi minyak goreng kemasan di kantor kelurahan dan desa.

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, sebelumnya operasi pasar memang digelar di kawasan Pasar Tradisional.

Kali ini, pihaknya menggelar operasi pasar di kantor kelurahan untuk mendekatkan kepada masyarakat.

"Di kantor desa dan kelurahan sudah dimulai sejak kemarin hingga hari ini. Ada empat titik, Desa Dawung, Pablengan Kecamatan Matesih, Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu dan Kelurahan Cangakan Kecamatan Karanganyar. Total ada 4.800 liter," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (17/3/2022).

Dia menuturkan, harga minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per liter. Setiap pembelian minyak goreng dibatasi 2 liter.

Meskipun ada informasi adanya pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dari pemerintah, pihaknya tetap menjual minyak goreng kemasan dalam operasi pasar senilai Rp 14 ribu per liter sembari menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

"Kita masih tetap karena belum ada instruksi dari pemerintah pusat soal pencabutan HET migor kemasan," ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengatakan, salah satu upaya untuk mengendalikan harga minyak goreng ialah melalui operasi pasar.

Pihaknya telah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menggelar operasi pasar di tujuh titik.

Meliputi Desa Dagen Kecamatan Jaten, Kemiri dan Banjarharjo Kecamatan Kebakkramat dan Kelurahan Popongan Kecamatan Karanganyar dan Blumbang Kecamatan Tawangmangu.

Dalam operasi pasar tersebut pihaknya menjual minyak goreng kemasan seharga Rp 14 ribu per liter.

Operasi pasar ini digelar oleh perseorangan dengan bekerja sama dengan pihak ketiga, pemerintah desa, kecamatan, relawan dan parpol.

"Total sudah 54 ribu liter minyak goreng yang dijual. Hari ini di Popongan ada 6.000 liter. Operasi pasar selanjutnya di Mojogedang pada Jumat esok," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved