Astra Motor Jateng
Turunan Panjang Tanpa Blong, Simak Teknik Cari Aman Naik Motor Matik
Motor matik seringkali mengalami rem blong yang menyebabkan terjadinya kecelakaan yang bahkan berujung kehilangan nyawa pengendara.
Karena itu sangat mudah terjadi panas dari benda yang bergesekan.
Jika ini terus menerus terjadi maka panas akan melampaui batas suhu kemampuan kerja dari rem.
Karena suhu panas yang berlebihan menyebabkan kampas akan turun kinerjanya dan juga kemampuan oli rem untuk meneruskan tekanan juga akan turun drastis.
Hal inilah dapat menyebabkan rem blong
Motor matik didesain untuk penggunaan perkotaan dengan jalan datar cenderung lebih banyak.
Karena minat masyarakat terhadap matik dan kebutuhan penggunaan, maka banyak ditemukan pengguna motor matik diwilayah pengunungan juga.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto menyampaikan ada tiga teknik penting yang wajib bikers ketahui agar teknik pengereman saat menggunakan motor matik pada jalanan menurun panjang yang lebih efektif sehingga menghindari timbulnya kecelakaan yang tidak diinginkan akibat rem blong.
Teknik Pertama, bikers perlu mempertahankan adanya engine brake di motor matik dengan cara gas dipancing dibuka sedikit sehingga terasa putaran roda belakang ‘nyambung’ dengan putaran mesin. Ulangi jika bikers terasa ‘terlepas’. Gas dibuka sedikit tidak akan menyebabkan pertambahan kecepatan pada motor matik sehingga tidak perlu kuatir. Efek engine brake ini membantu kerja rem untuk sedikit memberi efek ‘menahan’ agar tidak meluncur bebas. Teknik ini akan efektif jika berada di kecepatan rendah.
Teknik Kedua, bikers menjaga suhu rem agar tidak kepanasan dengan menggunakannya secara bergantian. Rem depan akan lebih mudah dingin karena letaknya di depan dan mudah mendapatkan sirkulasi angin untuk pendinginan. Sehingga rem depan boleh diberikan porsi agak lama durasinya sebelum bergantian dengan rem belakang. Selalu gunakan kecepatan rendah di awal turunan agar kerja rem tidak berlebihan.
Teknik Ketiga, perlunya waktu tambahan istirahat untuk komponen rem kembali dingin ke suhu sekitar walaupun sudah bergantian, selain menghindari warna teromol berubah.
“Dengan mengetahui fungsi kerja rem dan mengetahui teknik pengereman yang tepat dijalanan menurun yang panjang, bikers telah mengimplementasikan langkah #Cari_Aman yang tepat demi menjaga keselamatan diri saat berkendara,” tandas Oke Desiyanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/teknik-penting-yang-wajib-bikers-ketahui-agar-teknik-pengereman_1.jpg)