Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menteri Singapura Desmond Lee Kaget Lihat Kendal

Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee takjub melihat pembangunan di Kabupaten Kendal.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto (baju batik, masker putih) mendampingi Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Desmond Lee saat berkunjung ke KIK, Kamis (24/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menerima kunjungan dari perwakilan Negara Singapura pada, Kamis (24/3/2022).

Dari sebelumnya Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, kini Minister for National Development of Singapore (Menteri Pembangunan Nasional Singapura), Desmond Lee hadir langsung ke Kabupaten Kendal.

Menteri Desmond Lee datang ke Kendal guna meninjau perkembangan Kawasan Industri Kendal (KIK). 

Menurutnya, enam tahun sudah KIK atau Kendal Industrial Park berdiri dan menunjukkan progres yang menakjubkan.

Tercatat sudah ada 72 investor (tenant) dengan nilai investasi mencapai Rp 22,9 triliun yang sudah masuk di KIK hingga Maret 2022.

Menurut Desmond Lee, sebuah kemajuan yang mengesankan baik di bidang infrastruktur, jalan, maupun bisnis dan pabrik atau perusahaan yang ada.

Capaian tersebut menjadi modal bagus untuk menarik lebih banyak lagi investasi ke Kendal.

Kuncinya, menciptakan lingkungan investasi yang baik dengan memberikan banyak kesempatan peluang kerja dari KIK.

"Masyarakat Kendal berkesempatan untuk mempelajari keterampilan yang relevan dalam bisnis di KIK. Mereka bisa dilatih keterampilan yang dapat memberikan mereka pekerjaan," terangnya.

Menurut dia, Singapura bangga menjadi mitra dan sahabat Kendal, Jawa Tengah, dan Indonesia.

Untuk itu, dia berkunjung kembali ke Kendal, Jawa Tengah dalam rangka memantapkan kerjasama yang berkelanjutan. 

"Kendal Industrial Park adalah proyek bersama Indonesia dan Singapura, dan kami memiliki perusahaan yang merupakan joint venture antara Jababeka Indonesia dan juga Sembcorp Singapore. Perusahaan aktif dalam mengembangkan dan memanfaatkan Kawasan Industri Kendal. Jadi bukan hanya manajemen perusahaan saja, tetapi juga memanfaatkan investasi, menyediakan infrastruktur, dan mendukung seluruh ekosistem industri yang ada," jelasnya. 

Desmond Lee berharap, lingkungan bisnis yang ramah di KIK dapat menarik lebih banyak lagi perusahaan dari Singapura maupun negara-negara lainnya.

Dengan catatan, harus didukung penyediaan infrastruktur yang memadai, serta layanan dan dukungan yang optimal. 

"Saya berharap kemajuan yang baik dan sukses besar untuk bapak Dico M Ganinduto dan teman-teman semua," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved