Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menteri Singapura Desmond Lee Kaget Lihat Kendal

Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee takjub melihat pembangunan di Kabupaten Kendal.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto (baju batik, masker putih) mendampingi Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Desmond Lee saat berkunjung ke KIK, Kamis (24/3/2022). 

Diketahui bahwa 72 investor yang sudah bergabung di KIK Kendal berasal dari beberapa negara.

Di antaranya, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Hongkong, dan negara lainnya. 

Total nilai investasi saat ini mencapai Rp 22,9 triliun yang bergerak di beberapa sektor.

Fashion industri 31 persen, furniture 14 persen elektronik 13 persen, food and beverage 11 persen, packaging 10 persen, dan beberapa sektor lainnya. 

Sebanyak belasan perusahaan sudah beroperasi, dan beberapa perusahaan tercatat dalam konstruksi pembangunan.

Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Desmond Lee juga melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) and Partnership Agreement on Supply, Training, and Skilled Labour Placement in Kendal Industrial Park bersama jajaran Pemerintah Kendal, PT KIK, dan beberapa perusahaan. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, kedatangan tamu kehormatan dari Singapura ini sebuah kabar baik untuk kemajuan industri di Kabupaten Kendal.

Dico berjanji bakal melakukan kunjungan balasan ke Singapura untuk menindaklanjuti lebih spesifik apa yang bisa dikembangkan antara Indonesia, dalam hal ini Kabupaten Kendal dengan Singapura

"Kedatangan Mr Desmond Lee ini untuk melihat progres KIK, untuk mengembangkan KIK dengan melihat potensi yang bisa dikembangkan," terangnya. 

Selain itu, kata Dico, turut dilakukan pendatanganan MoU antara Pemerintah Indonesia dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kendal Industrial Park.

Dalam rangka berkolaborasi terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, seiring terbukanya lapangan pekerjaan. 

"Pelatihan akan diberikan oleh Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI). Dinas terkait tengah mempersiapkan agar setelah itu bisa langsung disalurkan ke KIK," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved