Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Bupati Sragen Persilakan Perantau Mudik ke Sragen, Salat Idulfitri Boleh Digelar di Alun-alun

Pemudik (perantau) yang akan pulang ke Sragen, Pemkab membuka pintu lebar masuk Sragen seperti yang diinstruksikan Pemerintah Pusat.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati telah mengizinkn penyelenggaraan salat Idulfitri di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen pada tahun ini, seperti sebelum pandemi Covid-19.

Dalam penyelenggaraan itu, pihaknya juga tidak akan membatasi jumlah jamaah yang akan melaksanakan salat Idulfitri di titik nol Kabupaten Sragen itu.

Baca juga: Dokter Spesialis Tak Tertarik Daftar Direktur RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, Bupati Sempat Nunggu

Baca juga: Terima Visitasi RS Pendidikan dari Kemenkes, Jika Lolos RSPP Sragen akan Didik dan Luluskan Dokter

Baca juga: RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen Terima Visitasi RS Pendidikan oleh Kemenkes

Baca juga: Masjid Jami Kiai Abdul Djalal Awal di Kalijambe Sragen Ini Masih Menyimpan Pusaka dari Keraton Solo

Meskipun diperbolehkan, menyelenggarakan salat Idulfitri tersebut, pihaknya tidak akan melakukan open house di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati.

"Open house belum boleh dilakukan."

"Itu instruksi Presiden Joko Widodo."

"Tetapi kalau salat Idulfitri diperbolehkan, dan insya Allah akan dilakukan di Alun-alun seperti tahun-tahun lalu," kata Yuni kepada Tribunjateng.com, Selasa (29/3/2022).

Terkait jumlah jamaah, dirinya tentu tidak bisa membatasi jumlah jamaah yang akan hadir.

Hanya saja pihaknya meminta agar masyarakat wajib menggunakan masker.

"Jumlah di alun-alun tidak mungkin dibatasi, yang jelas pasti kami menutup Jalan Raya Sukowati Sragen."

"Berapapun yang hadir silakan, yang penting pakai masker karena sudah tidak jaga jarak," lanjut dia.

Sementara itu, untuk pemudik (perantau) yang akan pulang ke Sragen, pihaknya juga membuka pintu lebar masuk Sragen seperti yang diinstruksikan Pemerintah Pusat.

Hanya akan ada pos penjagaan.

"Mudik kami siapkan saja pos beberapa pos penjagaan seperti tahun lalu."

"Intinya kami buat lancar sajalah para pemudik hadir di Sragen," lanjut dia.

Terkait syarat vaksinasi booster, Yuni tidak akan melakukan pengecekan satu per satu kepada para pemudik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved