Berita Semarang
ABM Raih Penghargaan Bronze Winner di Ajang Public Relations Indonesia Award 2022
PRIA sendiri merupakan salah satu ajang paling prestisius di Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 190 korporasi, institusi pemerintahan, dan swasta.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perusahaan energi terintegrasi nasional PT ABM Investama Tbk. (IDX: ABMM) berhasil meraih penghargaan “Bronze Winner” untuk kategori Laporan Perusahaan, sub kategori Laporan Berkelanjutan (Sustainability Report) pada ajang bergengsi tahunan Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2022.
PRIA sendiri merupakan salah satu ajang paling prestisius di Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 190 korporasi, institusi pemerintahan, dan swasta dengan total entri sebanyak 786.
PRIA 2022 secara komprehensif mengukur kinerja komunikasi korporat/ instansi, keterlibatan dan penciptaan nilai (value creation) di tengah masyarakat melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (Corporate Social Responsibility – CSR), serta transparansi pengungkapan informasi publik terkait kinerjanya sepanjang satu tahun.
Baca juga: Tak Cocok dengan Mourinho, Gelandang AS Roma Dirayu AC Milan
Baca juga: Kronologi Bocah SD Dibakar Teman, Bermula dari Beli Martabak
Baca juga: Video Ribuan Suporter PSIS Sambut Kepulangan Tim Mahesa Jenar ke Semarang
Baca juga: Video Ribuan Suporter PSIS Sambut Kepulangan Tim Mahesa Jenar ke Semarang
Andi Djajanegara selaku Direktur Utama ABM menyambut antusias prestasi yang berhasil diraih ABM pada kompetisi tersebut.
Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan komitmen ABM dalam penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability), terutama dalam hal pengelolaan aspek ESG yang baik, sekaligus dukungan nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals – SDGs).
“Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam penerapan prinsip keberlanjutan, kami meyakini bahwa keberlangsungan usaha lekat dengan keselarasan antara aspek komersial dan pelaksanaan tanggung jawab terhadap lingkungan serta sosial."
"ABM senantiasa berkomitmen untuk terus mengoptimalkan ini melalui pengelolaan ESG, sekaligus memberikan transparansi informasi yang kredibel melalui laporan berkelanjutan perusahaan setiap tahunnya,” terang Andi.
Apresiasi serta dukungan juga diberikan oleh Asmono Wikan selaku Founder dan CEO PR Indonesia atas Raihan prestasi ABM dalam ajang tersebut.
“Anugerah yang diberikan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi ABM untuk terus berupaya mencapai standar kinerja tertinggi sekaligus melakukan yang terbaik demi masa depan yang berkelanjutan,” jelas Asmono Wikan saat penyelenggaraan ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2022 di Semarang beberapa hari lalu.
Terkait dengan penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan ESG, sebelumnya ABM juga telah berhasil meraih penghargaan dari ICEA 2022 untuk kategori “Corporate Winner” dengan peringkat “Excellence in Green and Environmental Management” dan “Best Innovations and Initiatives in Global CSR”.
Selain itu ABM juga mendapat peringkat “Silver Rank” pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2021 (ASSRAT), penghargaan kategori “CCC” atas pengungkapan ESG dan kategori “Gold” atas Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor Emiten Non Perbankan pada ajang Penghargaan Emisi Korporasi yang Bumi Global Karbon (BGK) di bulan April dan November 2021 lalu.
Baca juga: PSS Sleman: Seandainya Lolos Degradasi Rasanya Bakal Seperti Jadi Juara Liga 1
Baca juga: Stefano Cugurra Jelang Persik Kediri Vs Bali United: Saya Pikir Itu Pertandingan Tidak Penting
Baca juga: Sambut Hari Jadi ke-475 Kota Semarang dan Hari Pancasila, Grab Dukung Pencanangan Kampung Pancasila
Mereka juga menyabet peringkat “Terbaik” untuk keterbukaan ESG emiten sektor investasi non perbankan di tahun 2020 dalam ESG Award.
“Kami berharap dengan diraihnya penghargaan ini semakin memantapkan langkah ABM dalam menerapkan praktik bisnis terbaik yang berkelanjutan, terutama di sektori industri energi."
"Terlebih ABM juga telah merancang konsep keberlanjutan yang kami sebut ‘Sustainability House’ guna mempermudah harmonisasi antara peta jalan bisnis, pengelolaan target-target ESG dan pencapaian SDG, hingga pengungkapannya kepada publik,” tutup Andi. (*)