Berita Semarang
Pasar Johar Selatan Semarang Kota Semarang Mulai Ditempati
Pasar Johar Selatan mulai ditempati para pedagang. Pantauan di lapangan, Senin (4/3/2022), sejumlah lapak di lantai 1 Johar Selatan sudah ditempati.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar Johar Selatan mulai ditempati para pedagang. Pantauan di lapangan, Senin (4/3/2022), sejumlah lapak di lantai 1 Johar Selatan sudah ditempati. Mereka merupakan pedagang bumbon.
Seorang pedagang bumbon, Robert Wibowo mengatakan, sudah menempati lapak sejak 26 Maret lalu. Diakuinya, aktivitas jual beli sudah mulai ada namun belum begitu berjalan normal dibanding di Pasar Johar Utara dan Tengah yang sudah pindah lebih awal.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa sebagian pedagang bumbon sudah pindah ke Johar Selatan. Mereka masih mengira pedagang bumbon masih di relokasi MAJT. Hal ini membuat aktivitas perdagangan belum berjalan seperti sediakala.
"Dibandingkan Johar Utara dan Tengah beda. Zonasi bumbon baru kemarin. Jadi, mindset masyarakat bumbon masih di MAJT. Kalau di sana tidak ada aktivitas jual beli, ya tentu disini akan ramai," ujar Robert, Senin (4/4/2022).
Dia menyebutkan, sudah ada hampir 200 pedagang yang pindah di Johar Selatan. Memang belum seluruh lapak di Johar Selatan terisi. Sejauh ini, mayoritas baru pedagang bumbon yang menempati Johar Selatan.
Selain itu, pedagang ikan asin juga sudah menempati di lantai 2 sebelah selatan. Tidak dipungkiri masih banyak lapak kosong mulai lantai dua ke atas. Zonasi daging dan zonasi sembako di lantai 2 masih kosong.
"Ini yang los mulai dibuat lemari-lemari untuk penyimpanan dagangan. Kalau lantai 2 daging masih belum ditempati. Ikan asin sudah. Sembako ada yang belum terisi," sebutnya.
Dia berharap, Johar Selatan bisa segera terisi agar aktivitas perdagangan bisa kembali semula. Menurutnya, perlu ada dorongan dari pemerintah agar para pedagang yang sudah mendapatkan lapak segera ditempati. Sehingga, aktivitas perdagangan di Johar bisa kembali bergerak.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang menargetkan penataan Pasar Johar bisa rampung pada Ramadan ini. Namun, hingga kini masih cukup banyak lapak yang masih kosong.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis mengatakan, koordinasi dengan perwakilan pedagang sudah dilakukan. Pihaknya sudah menyampaikan opsi-opsi penataan. Dia berharap pedagang bisa segera menempati lapak sesuai penataan yang dilakukan.
"Koordinasi kami dengan perwakilan pedagang, kemarin sudah kami sampaikan lontaran atau opsi-opsi. Janganlah lama-lama berdebat. Yang mau ditata, ditata, sehingga harapan kami paling tidak di Ramadan bisa tertata semua," papar Nurkholis, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penataan tidak kunjung selesai jika para pedagang ingin dengan kemauannya sendiri. Dia ingin Pasar Johar bisa segera terisi dan aktivitas perdagangan bisa kembali tumbuh.
"Kalau dari para pihak ngotot dengan kemauan sendiri malah tidak bisa tertata sesuai jadwal yang ditentukan," ucapnya. (eyf)
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Karanganyar Besok, Ramadhan Hari ke-3, Selasa 5 April 2022
Baca juga: Menanamkan Nilai Karakter Anak TK melalui Pembiasaan
Baca juga: Jonathan Cantillana Masih di PSIS Semarang atau Pindah ke Persija? Yoyok Sukawi Beri Jawaban Pasti
Baca juga: Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Semarang Timur Selasa 5 April 2022