Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Masjid Tertua di Kalibagor Banyumas, Bangunan Bekas Pabrik Gula

Masjid Istiqomah menjadi satu-satunya bangunan milik Pabrik Gula Kalibagor yang tetap ada aktivitas.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Imah Masitoh
Masjid Istiqomah menjadi masjid tertua di Kalibagor, Banyumas. Berlokasi di depan jalan raya Kalibagor-Sokaraja, bangunannya eks pabrik gula Kalibagor. 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS – Setiap mendengar Pabrik Gula Kalibagor orang akan menghubungkannya dengan suatu hal yang mistis dari bangunan-bangunan kuno yang terbengkalai di sepanjang jalan Kalibagor menuju Sokaraja.

Masjid Istiqomah menjadi satu-satunya bangunan milik Pabrik Gula Kalibagor yang tetap ada aktivitas meski Pabrik Gula Kalibagor sendiri sempat terbengkalai puluhan tahun lamanya. 


Tidak banyak yang tahu, sekitar kurang lebih 100 meter ke arah selatan dari bangunan Pabrik Gula Kalibagor terdapat bangunan Masjid Istiqomah yang juga merupakan eks bangunan Pabrik Gula Kalibagor.


Lokasinya di samping Polsek Kalibagor kiri jalan bila dari arah selatan. Bangunan masjid berwarna putih dan biru ini menjadi bagian sejarah dari eksistensi Pabrik Gula Kalibagor dahulu.


Masjid Istiqomah ini berdiri tahun 1967 dibangun atas usulan para pekerja Pabrik Gula Kalibagor dulu untuk melaksanakan salat. Tujuannya untuk memfasilitasi karyawan yang bekerja di Pabrik Gula Kalibagor.


“Ada inisiator warga sini yang juga bekerja di pabrik gula mengusulkan untuk dibuatkan tempat salat, karena tidak ada tempat salat khusus untuk mereka terlebih untuk melaksanakan salat Jumat pada saat itu akhirnya dibangunlah masjid,” jelas Lukman selaku Sekretaris Masjid Istiqomah.


Pada masa itu belum ada masjid-masjid yang dibangun selain Masjid Istiqomah ini.


Sehingga masjid ini memiliki banyak jamaah dan menjadi tempat kegiatan belajar ilmu agama oleh warga sekitar pada masanya.


“Pada saat itu masjid dimana-mana memang belum ada. Ini termasuk masjid yang paling tua di Kalibagor,” ungkap Lukman kepada Tribunjateng.com.


Namun sejak tahun 1900 jamaah Masjid Istiqomah mulai berkurang dikarenakan banyak dibangunnya masjid dan mushola di permukiman warga. Masjid ini kedatangan banyak jamaah ketika hari Jumat dan ketika salat Tarawih saja.


“Sekarang jamaahnya ngga banyak kalau jaman dahulu jamaahnya sampai di luar. Sekarang setiap RT ada mushola jadi tidak banyak yang salat di masjid ini. Hanya musafir saja yang datang untuk salat,” jelas Lukman.


Saat masih masa kejayaan Pabrik Gula Kalibagor, pembiayaan perawatan sepenuhnya dilakukan oleh pihak pabrik. 


Namun sejak pabrik mengalami kebangkrutan pembiayaan perawatan dari pihak pabrik terhenti sepenuhnya. 


Hingga pada tahun 2000 masjid yang dulunya bernama Masjid Pabrik Gula Kalibagor ini berganti nama menjadi Masjid Istiqomah.


“Akhirnya masjid ini dinamakan Masjid Istiqomah (teguh pendirian) sesuai namanya karena ngga ada lagi orang yang mengurusi pada saat itu,” ujar Lukman saat diwawancara.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved