Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Polisi Buru Dua Pemuda Curi Besi Penutup Drainase di Semarang

Besi penutup lubang drainase atau inlet di sejumlah jalan Kota Semarang jadi sasaran maling.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Dok. warga
Dua pemuda terekam mencuri besi drainase terjadi di Jalan Kelud,Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Besi penutup lubang drainase atau inlet di sejumlah jalan Kota Semarang jadi sasaran empuk para maling.

Terbaru, kejadian pencurian terjadi di Jalan Kelud,Peto

Lokasi pencurian besi drainase terjadi di Jalan Kelud,Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (8/4/2022).
Lokasi pencurian besi drainase terjadi di Jalan Kelud,Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (8/4/2022). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

mpon, Gajahmungkur.

Kejadian itu sempat terekam kamera CCTV pada Minggu (3/4/2022) pukul 02.25 WIB.

Aksi pencurian dilakukan oleh dua orang pemuda yang mengendarai sepeda motor matik.

Mereka datang ke lokasi kejadian dari utara ke selatan.

Mereka dengan lihai mencongkel inlet besi dengan bantuan alat di depan sebuah rumah mewah.

Aksi mereka juga cukup tenang meski arus lalu lintas saat itu ada beberapa pemotor lain yang melintas.

Hanya butuh waktu tak kurang dari dua menit, mereka berhasil menggondol besi tersebut.

Selepas mencuri, dua pemuda tersebut memutar arah dari selatan ke utara atau dari Jalan Kelud ke arah Bendungan Pleret Semarang.


"Iya saya tahu kejadian itu dari media sosial," ujar Amir seorang ojek online yang biasa mangkal di dekat lokasi kejadian, Jumat (8/4/2022).

Menurutnya, kejadian pencurian itu semisal satu titik saja tak masalah.

Akan tetapi jika besi penutup jalan semua dicongkel maka akan berakibat buruk.

Terutama saat hujan deras.

"Setahu saya fungsi besi sebagai jalan masuk air ke drainase dan penyaring. Kalo inlet dicuri drainase bisa kesumbat," paparnya.

Lebih jauh, ketika drainase kesumbat maka akan muncul genangan air di jalan raya.

Genangan air tersebut tentu akan berbahaya bagi para pengguna jalan.

"Terutama ojol kayak saya yang biasa mondar mandir di jalan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Gajahmungkur Kompol Juliana BR Bangun mengaku, masih mendalami kasus pencurian tersebut.

"Iya masih kami lakukan penyelidikan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved