Pembelian Minyak Goreng Curah Sragen Tidak Dibatasi, Warga Terima Antre Lama
Tingginya permintaan minyak curah bisa terlihat dari antrean di toko-toko grosir yang menyediakan minyak curah di Pasar Bunder, Sragen.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Selisih harga Rp 7 ribu bagi warga, khususnya di pedesaan, tentunya menjadi pertimbangan tersendiri di tengah kondisi perekonomian yang terpuruk saat ini.
Ia pun mengakui permintaan minyak curah meningkat setelah harga minyak goreng kemasan melonjak. Tak ayal stok minyak curah di tokonya cepat habis diserbu pembeli.
Tiap dua atau tiga hari sekali, ia harus kulak minyak di Pasar Bunder untuk dijual kembali ke masyarakat.
"Harganya lebih miring sih, " katanya.
Selain Surat, ada yang membeli untuk kebutuhan sendiri, misal untuk menggoreng kerupuk bagi pengusaha UMKM.
UMKM termasuk pengguna minyak goreng dalam jumlah cukup besar. Saat harga minyak goreng kemasan naik, mereka pun beralih ke minyak curah asal usaha tetap berjalan.
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :