Berita Semarang
BI Jateng Apresiasi Peran Kartini Masa Kini
BI Jawa Tengah menggelar"Gebyar Kartini Mengajar" di Atrium Mall Paragon Semarang, Kamis.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Menurut istri orang nomor satu di Jateng itu, saat-saat inilah yang ditunggu para UMKM selama dua tahun mengalami paceklik dan kesulitan pemasaran.
"Alhamdulillah pemerintah pusat juga sudah membuka pintu untuk pemudik pada lebaran nanti. Harapannya lebaran ini benar-benar dapat meningkatkan tingkat konsumsi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jateng.
Kemudian berdasarkan sensus ekonomi tahun 2016 di Jateng terdapat 4,1 juta UMKM presentasenya 80 persen perempuan. Mereka tangguh mampu berdiri di atas kaki sendiri seperti tema acara ini," terangnya.
Bupati Rembang dalam sesi talkshow mengungkapkan turut memaknai perjuangan RA Kartini.
Menurutnya, RA kartini ini merupakan perempuan yang menjadi inspirasi dan mandiri.
"Perempuan harus bisa menjadi inspirasi dan bisa mandiri. Dengan kemandirian, ekonomi keluarga akan semakin mapan dan dengan kemapanan, kemiskinan akan teratasi. Semakin berdikari, maka Rembang akan tuntas untuk mereka yang kurang mampu," ujarnya.
Harmusa Oktaviani dalam talkshow tersebut juga menuturkan, perempuan masa kini memiliki porsi besar dalam perekonomian di Indonesia.
Menurutnya, hal itu berkat perjuangan RA Kartini.
"Alhamdulillah sekarang banyak peranan perempuan setelah emansipasi wanita yang dulu digelorakan Ibu Kartini.
Alhamdulillah, pekerjaan umum tidak ada perbedaan signifikan terhadap wanita. Terima kasih kepada Ibu Kartini karena perjuangan beliau ini banyak peluang untuk kita berkarya," ungkapnya.
Maudy Koesnaedi menyebutkan, saat ini perempuan memiliki kesempatan berkembang lebih banyak berkat perjuangan RA Kartini.
"Dulu mungkin banyak perempuan mumpuni, tapi kesempatannya belum ada. Sekarang perempuan punya banyak dukungan untuk mengembangkan diri.
Perjuangan tidak selalu fisik. Tulisan, menuangkan pikiran, membuka mata kita bahwa perempuan berhak mengembangkan diri," tutur Maudy.
Pada kesempatan ini pula dilaksanakan kick off Program Kartini Bangun Negeri (KABARI) dari Rembang.
Program KABARI (Kartini Bangun Negeri) dari Rembang merupakan wujud kolaborasi dan sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Rembang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta para pecinta budaya dan sejarah dalam mendorong para wanita.
Terutama generasi muda untuk melestarikan dan mengembangkan salah satu warisan budaya adiluhung Indonesia, yakni Batik. (*)