Stikes Telogorejo Semarang
Obat dan Puasa
Saat puasa kadang halangan berupa sakit datang tak terduga, ada keraguan saat harus minum atau menggunakan obat.
\
3. Obat sublingual, obat yang digunakan dengan menyelipkan/ meletakkan di bagian bawah lidah. Obat yang digunakan dengan cara ini tidak membatalkan puasa meskipun dimasukan melalui mulut karena tidak ditelan dan tidak melalui saluran cerna. Obat jenis ini diserap oleh tubuh melalui pembuluh darah yang terletak dibawah lidah. Contoh obat yang sering digunakan adalah nitrogliserin/ isosorbide dinitrat untuk pengobatan nyeri dada saat serangan jantung;
4. Obat inhalasi untuk gangguan pernapasan diberikan saat sesak napas, biasanya untuk penderita asma dan penyakit paru lain. Obat ini dihirup dan langsung menuju saluran pernapasan;
5. Obat kumur, selama tidak ditelan. Meskipun obat kumur digunakan melalui mulut, tetapi obat tersebut tidak untuk ditelan sehingga tidak membatalkan puasa
6. Obat suntik/ injeksi lewat kulit, otot, atau vena, di mana suntik/injeksi tidak membatalkan puasa, karena tidak melalui mulut atau lubang terbuka lainnya, contoh obat yang sering digunakan adalah insulin, yang digunakan pada pasien kencing manis (diabetes mellitus).
7. Cairan infus, pemberian asupan cairan secara intravena (melalui pembuluh darah vena) memang tidak dilakukan lewat lubang tubuh yang terbuka. Tetapi jika infus yang diberikan berupa nutrisi/ makanan melalui infus (nutrisi parenteral) yang digunakan sebagai pengganti makanan, infus ini dapat membatalkan puasa.
8. Obat suppositoria, ovula, rectal tube, obat berbentuk padat, yang digunakan langsung ke dalam tubuh melalui saluran kencing, alat kelamin perempuan, atau anus/ dubur. Jenis obat ini akan meleleh atau larut oleh suhu tubuh, lalu masuk ke sel-sel yang diberi obat ini; dan
9. Oksigen, diberikan saat tubuh mengalami gangguan pernapasan, yang menyebabkan saturasi oksigen di tubuh berkurang
Penjelasan di atas semogadapat menjadi informasi kesehatan bagi masyarakat. Sehingga paham tentang waktu yang tepat untuk munum obat serta tidak perlu khawatir lagi akan obat apa yang tidak membatalkan puasa.
Tanyakan kepada apoteker terkait obat yang digunakan serta pastikan Anda mendapat informasi yang sesuai dan Anda butuhkan. Ingat “Tanya Obat, Tanya Apoteker”!
Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, , semoga puasa kali ini membawa berkah untuk kita semua. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/apt-Yovita-Dwi-Arini-MSc-Dosen-Prodi-S1-Farmasi-STIKES-Telogorejo-Semarang_2.jpg)