Berita Regional
Pria Blitar Babak Belur Dilarikan ke Rumah Sakit gara-gara Apeli Istri Orang
Di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, seorang pria babak belur menjadi korban penganiayaan. Gara-garanya, korban nekat mengapeli wanita bersuami.
TRIBUNJATENG.COM - Di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, seorang pria babak belur menjadi korban penganiayaan.
Gara-garanya, korban nekat mengapeli wanita bersuami.
Suami si wanita yang tak terima langsung mendatangi korban.
Baca juga: Kepergok Cabuli Bocah, Lansia Tukang Parkir di Kediri Ditangkap Setelah 5 Bulan Bersembunyi
Karena tersulut emosi, pelaku menganiaya korban menggunakan batang kayu jati hingga babak belur.
Akibatnya, korban harus dilarikan ke rumah sakit.
Tak terima istri diapeli pria lain, Sudarmono (35), warga Desa Birowo, Kecamatan Binangun, kalap.
Pria yang mengapeli istrinya itu jadi bulanan-bulanan, hingga luka babak belur.
Korbannya adalah Anggih (29), warga Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Blitar.
Sesaat setelah terjadi penganiayaan yang menggegerkan warga, petugas langsung datang TKP dan mengamankan pelakunya.
"Petugas bergerak dengan cepat. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan bersamaan itu, pelaku langsung kita amankan," ujar AKP Hery Purnomo Yuliono, Kapolsek Binangun.
Menurutnyaa, motif penganiayaan itu karena dipicu emosi sesaat pelaku."
"Sebab, ia tidak terima kalau istrinya, didekatti pria lain meski hubungan rumah tangganya lagi tak harmonis."
"Bahkan, pelaku sudah pulang ke rumahnya sendiri, yang masih satu dengan rumah istrinya.
"Hanya beda dusun namun masih satu desa.
Katanya, sudah beberapa bulan mereka pisah ranjang (namun belum cerai)," ungkapnya.
Entah paham atau tidak, kalau perempuan yang diapeli itu bukan lajang melainkan masih istri sah dari orang lain, Sabtu (23/4/2022) malam itu, korban datang ke rumah Nina.
Meski beda kabupaten karena jarak rumah korban dengan Nina sekitar 12 km.
Tak diketahui kenal di mana, korban yang kabarnya juga sudah beristri itu malam itu, ngobrol di ruang tamu.
"Posisinya memang dalam rumah namun sedang ngobrol santai di ruang tamu.
Kami juga belum mendalami sejauh itu (kenalnya di mana) kok tiba-tiba berani bertamu malam itu," ujarnya.
Di saat korban bertamu itu, pelaku yang tak punya firasat apapun atas kejadian itu dibilangi orang lain.
Saat itu, pelaku lagi nongkrong di kampungnya.
Namun, ada orang yang memberi tahu kalau istrinya sedang diapeli pria lain.
Merasa masih istrinya yang sah apalagi juga sudah dikaruniai dua anak dari pernikahannya itu, pelaku tak terima.
Darah laki-lakinya mendidih, sehingga dengan menahan emosi, ia mendatangi rumah istrinya.
"Ia bermaksud mengecek kebenaran atas kabar itu. Ternyata, itu tak salah," paparnya.
Saat tiba di depan rumah istrinya, pelaku sudah tak bisa menahan emosi.
Sebab, tahu kalau istrinya sedang ngobrol dengan pria lain di ruang tamu.
Tanpa berpikir panjang atas risikonya, pelaku masuk ke dalam rumah dengan membawa batang kayu jati, yang ditemukan tergeletak di depan halaman rumah istrinya.
Ia langsung nyelonong masuk, lalu menghajar korban, yang lagi asyik mengobrol.
Sekali ayunan batang kayu itu langsung mengenai tubuh korban dan membuatnya menjerit kesakitan.
Tak cuma sekali, informasinya pelaku berkali-kali menghajarnya dengan kalap.
"Karuan, suara Jeritan dari korban dan istrinya yang minta tolong itu membuat warga langsung gempar."
"Sebab, kejadiannya sudah malam atau sekitar pukul 21.00 WIB," paparnya.
Begitu warga berdatangan dan berkumpul ramai di rumah istrinya, pelaku baru menghentikan aksi penganiayaan itu.
Seketika itu, ketenangan warga mendadak berubah jadi gempar. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nekat Apeli Istri Orang, Pria di Blitar Berakhir Masuk Rumah Sakit, Ini Kronologinya
Baca juga: Semburan Lumpur Panas di Mandailing Natal: Puluhan Warga Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan Gas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi_20170717_095927.jpg)