Berita Kesehatan
Karet Kebo, Tumbuhan Bermanfaat Potensi Penghambat Sel Kanker
Ficus elastica Roxb. Ex juga dikenal sebagai Karet kebo merupakan pohon yang termasuk dalam famili Moraceae.
TRIBUNJATENG.COM - Ficus elastica Roxb. Ex juga dikenal sebagai Karet kebo merupakan pohon yang termasuk dalam famili Moraceae.
Tumbuhan ini tumbuh subur tanpa pengelolaan agronomis dan bertahan dengan baik di bawah kondisi lingkungan yang ekstrim seperti suhu tinggi dan pasokan air terbatas.
Penelitian menunjukkan bahwa daun Karet kebo menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan yang secara empiris menjadi salah satu obat herbal antiinflamasi.
Deskripsi
Karet kebo memiliki sistem perakaran yakni akar tunggang.
Pada sistem perakaran ini juga dapat menyebar cukup luas sehingga tanaman dapat mengalami pertumbuhan sekalipun pada kondisi yang tidak menguntungkan.
Batangnya yang tegak dan berkayu serta memiliki bentuk bulat silindris, memiliki warna coklat tua pada bagian batangnya, memiliki bentuk pohon yang berusia panjang atau dapat disebut dengan prennial dengan tinggi kisaran pada ukuran 20 m sampai 30 m.
Pada tanaman karet kebo, percabangan dari bagian batangnya yakni percabangan simpodial.
Daun Karet kebo merupakan daun tunggal yang diketahui sistem daunnya tersusun secara selang-seling dan bertangkai, dan memiliki pertulangan daun yang menyirip.
Ekologi
Karet kebo termasuk salah satu tumbuhan yang memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi dan umumnya banyak terdapat pada tipe ekosistem dataran rendah.
Jenis ini sebagian besar terdapat di daerah tropis, tumbuh dengan subur pada kisaran yang luas seperti di atas tanah basah atau kering, daerah berbatu (karang, kapur dan tembok tua), di sekitar daerah pemukiman, areal hutan serta ada juga yang menempel pada pohon inang.
Sebagian besar jenis Ficus dengan bentuk hidup pohon. Kebanyakan jenis-jenis Ficus di daerah tropik dijumpai tumbuh di dataran rendah dan hutan pegunungan bawah (ketinggian < 1500 m), meskipun demikian ada pula sebagian kecil yang tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian 1500–2500 m dpl.
Kandungan Fitokimia
Karet kebo memiliki banyak kandungan yakni diantaranya seperti glikosida, asam fenoliat, alkaloid, steroid, saponin, kumatin dan tannin. Penelitian tentang karet kebo juga menunjukan bahwa terdapat flavonoid dan saponin pada ekstrak etanol 70% pada daunnya.
Tidak hanya pada bagian daunnya saja, bagian getahnya juga terdapat beberapa kandungan yang dapat digunakan dalam pengolahan pada berbagai bidang yaitu flavonoid, alkaloid, asam organik dan triterpen.
Manfaat
Karet kebo memiliki aktivitas antimikroba dan ekstrak daunnya dapat digunakan untuk pengobatan infeksi kulit dan alergi kulit, juga dapat digunakan sebagai agen diuretik.
Pada beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pada tanaman Ficus elastica, memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan sebagai bahan dasar agent anti bakteri spesifik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ficus-elastica-roxb-ex-juga-dikenal-sebagai-karet-kebo-merupakan-pohon.jpg)