Berita Viral
Briptu Suci Polwan Ditipu Suami, Dinikahi untuk Tutupi Perselingkuhan Suami dengan Sesama PNS
Pasalnya, wanita bernama Suci itu merasa ditipu oleh suami yang menikahinya karena sang suami ternyata sudah punya anak dengan wanita lain.
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
Bahkan DKM juga mencharger Handphonenya meski dalam kondisi batrei penuh.
Suci lalu mencoba membuka Handphone dan Whatsapp suaminya.
Lalu ia mendapati kenyataan pahit jika sang suami berselingkuh dengan wanita lain berinisial W.
Supaya tidak ketahuan, percakapan mereka pun dilakukan melalu Whatsapp story yang hanya dikhususkan kepadaa satu kontak saja.
"saya pikir dia hanya berselingkuh saja ternyata dia sudah punya anak hasil dri selingkuh itu. Awal mula membuka hp saya melihat DKM membuat snap WA, tetapi pas saya cek WA saya tidak ada snap WA damsir. Setelah saya cek ternyata status itu hanya dibagikan kepada W"
Suci pun berusaha mencari tahu segala informasi terkait wanita selingkuhan suaminya itu.
Dirinya juga menemukan foto anak W yang wajahnya mirip dengan DKM.
Petunjuk pun mulai nampak saat Suci menyadari jika suami W telah mengikuti media sosial milik Suci.
Kebetulan suami W yang berinisial Y adalah penjual jam tangan.
Suci kemudian berpura-pura membeli jam tangan dan datang ke toko samping rumah W.
"Toko jam Y ini bersebelahan dengan rumah tinggal. Bbrp hari berlalu saya bertemu dengan Y ditoko jam itu, lalu karena saya emng kebelet ke toilet saya izin ke Y untuk permisi ketoilet, tidak disangka ada anak laki" sedang duduk main hp sendirian yg saya duga adalah anak DKM"
Bukti semakin nyata, Suci kemudian memberanikan diri untuk melakukan tes DNA anak tersebut.
Dengan berbagai alasan, Suci lalu mengajak sang suami untuk tes DNA di Jakarta.
Dam ternyata hasil tes DNA itu mengatakan jika anak itu adalah anak W dan DKM.
"Setelah itu saya menghubungi DKM untuk bertemu dan beralasan cek kromosom agar DKM tdk curiga kalau saya mengambil sampel untuk DNA. Setelah bbrp minggu hasil keluar, ternyata benar anak laki" itu anak biologis DKM."