Berita Regional
Warga Nganjuk Tewas karena Kecelakaan Kerja di Pabrik, Begini Kronologinya
Seorang warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tewas setelah mengalami kecelakaan kerja di satu pabrik plastik di Nganjuk.
TRIBUNJATENG.COM, NGANJUK – Seorang warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tewas setelah mengalami kecelakaan kerja di satu pabrik plastik di Nganjuk.
Moh Zainal (34) meninggal dunia di tempat kerja akibat mengalami luka-luka serius.
Kedua tangan dan kaki serta tulang dadanya patah usai terjatuh dari atas mesin PET kala membersihkan sampah-sampah di atasnya.
Baca juga: Sopir Bus Kecelakaan Maut di Tol Sumo Tidur Pulas saat Tabrak Tiang, Tak Ditemukan Bekas Pengereman
“Korban ini (Zainal) mengalami keluar darah dari hidung yang cukup banyak, tangan kanan-kiri, paha kanan-kiri, termasuk kaki semuanya dalam keadaan patah, termasuk juga dada tengah ini patah, sehingga ini yang menyebabkan meninggal,” ujar Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, kepada Kompas.com, Kamis (19/5/2022).
Kronologi
Agung menjelaskan, insiden kecelakaan kerja ini terjadi pada Rabu (18/5/2022) pagi.
Saat itu, Zainal bersama rekan kerjanya yakni Moh Syahal Mahfud (19) tengah membersihkan mesin PET dari sampah-sampah yang menyangkut di bagian atas mesin produksi.
“Pada saat itu ada satu saksi yang memang bekerja bersamaan, pada saat itu bekerja berdua bersama korban, di atas untuk membersihkan PET yang lumayan tinggi lokasinya,” tutur Agung.
“Sehingga terdengar orang jatuh, lalu dilihat kawannya itu yang berinisial MZ (Moh Zainal) sudah tergeletak di bawah,” lanjut dia.
Peristiwa kecelakaan kerja ini, kata Agung, lantas dilaporkan ke polisi.
Aparat kepolisian sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sudah dilakukan visum luar.
“Jadi kondisi tidak ada bekas aniaya atau apa tidak ada.
Namun karena posisi terjatuh dari ketinggian yang cukup tinggi, korban ini mengalami keluar darah dari hidung yang cukup banyak,” bebernya.
Periksa 6 saksi
Terkait kasus kecelakaan kerja ini, penyidik Polres Nganjuk telah memeriksa setidaknya enam saksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah.jpg)