Viral

Viral 3 Siswi SMP Semarang Labrak Sesama, Rambut Dijambak, Kepala Ditendang: kowe yen cocot mbek aku

Tiga orang siswi SMP terekam kamera melakukan penganiyaan terhadap sesama pelajar SMP.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Aksi pengeroyokan yang dilakukan tiga orang siswi SMP terhadap seorang siswi sesama pelajar SMP diduga di Alon-alon Semarang, Kauman, Semarang Tengah, Kota Semarang, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Tiga orang siswi SMP terekam kamera melakukan penganiyaan terhadap sesama pelajar SMP.

Para pelajar tersebut berusia sekira 13 tahun hingga 14 tahun.

Mereka tampak brutal menghajar temannya sesama pelajar. 

Baca juga: Viral Pasangan yang Masih SMP Menikah, Pesta Digelar Meriah, Ternyata Dijodohkan

Aksi pengeroyokan yang dilakukan tiga orang siswi SMP terhadap seorang siswi sesama pelajar SMP diduga di Alon-alon Semarang, Kauman, Semarang Tengah, Kota Semarang, Selasa (24/5/2022).
Aksi pengeroyokan yang dilakukan tiga orang siswi SMP terhadap seorang siswi sesama pelajar SMP diduga di Alon-alon Semarang, Kauman, Semarang Tengah, Kota Semarang, Selasa (24/5/2022). (istimewa)

Dari video durasi 29 detik yang diterima Tribunjateng.com, tiga pelajar SMP melakukan belasan pukulan dan tendangan yang mendarat di kepala, wajah dan punggung korban.

Rambut korban juga ditarik berulang kali yang dilakukan seorang pelajar berhijab. 

Informasi yang diterima Tribunjateng.com, kejadian itu di Alon-alon Semarang, Kauman, Semarang Tengah.

Dari video tersebut terdengar kata-kata umpatan dari seorang siswi yang tampak paling beringas beraksi yang disusul beberapa perkataan. 

"Aku wes meneng (aku sudah diam). Kowe yen cocot mbek aku tetep ga terimo (Kamu banyak bicara aku tetap tak terima)," katanya dalam video itu. 

Kini kasus video tiga pelajar SMP menghajar sesama pelajar masih didalami polisi. 

"Masih dilidik, masih dilidik sekarang," kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika saat dihubungi Tribunjateng.com. 

Pihaknya sudah mengkoordinasikan Kanitreskrim untuk menyebar anggota ke lapangan. 

"Saya perintahkan untuk itu semua, sudah lidik,  kejadiannya siang tadi," jelasnya. 

Untuk identitas dan asal sekolah, pihaknya belum mengetahuinya. 

"Masih dicek area cctv di situ, masih dilidik asal sekolah mana," tandasnya. (Iwn)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved