Berita Banyumas

10 Siswa SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang Banyumas Dilepas Ke Jepang Menjadi Tenaga Perawat

Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama istri Erna Sulistyawati melepas 10 siswa lulusan SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang sebagai Tenaga.

ISTIMEWA/ Pemkab Banyumas 
Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama istri Erna Sulistyawati saat melepas 10 siswa lulusan SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang sebagai Tenaga Perawat Caregiver ke Jepang, Rabu (25/5/2022) di Aula sekolah setempat.  

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama istri Erna Sulistyawati melepas 10 siswa lulusan SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang sebagai Tenaga Perawat Caregiver ke Jepang, Rabu (25/5/2022) di Aula sekolah setempat. 

Sebelum berangkat ke Jepang para siswa mendapat pembekalan dan ucapan selamat dari Bupati dan undangan lainnya. 

Para siswa ini merupakan rangkaian dari Program SMK Pusat Keunggulan Sektor Tenaga Migran SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang.

Baca juga: Saat Ganjar Pranowo Di-prank Pedagang Pasar Mojosongo, Diberi Amplop Kosong Bekas Pemberian Jokowi

Baca juga: Cara Mudah Urus EKTP Rusak Online di Magelang, Bisa Diakses dari Rumah

Baca juga: Kesaksian Tersangka Bentrokan Antar Desa di Jepara: Pemicunya Lemparan Botol

Bupati merasa bangga dan berharap kegiatan tersebut berjalan dengan lancar mulai dari keberangkatan ke Jepang hingga kembali lagi ke Tanah Air. 

Segala persiapan juga harus disiapkan dengan baik supaya tidak ada masalah, selamat, sehat dan gembira. 

Selain itu Bupati juga berharap para siswa bisa mendapatkan banyak ilmu dan menyerapnya dengan maksimal serta mampu bekerja sama dan mencapai prestasi.

Sehingga membawa keberkahan baik bagi diri, sekolah, keluarga maupun masyarakat Banyumas

Bupati Husein juga memberikan cerita dan pengalamannya saat berkunjung ke Jepang dan bekerja dengan orang Jepang yang kurang lebih selama 13 tahun. 

"Dari pengalaman saya memberikan gambaran kehidupan bahwa orang Jepang memiliki karakter disiplin kerja, tertib dan bersih sehingga dapat untuk di tiru," katanya kepada tribunjateng.com, dalam rilis. 

Bupati berpesan kepada para siswa agar memilah dan meninggalkan hal yang kurang sesuai dengan etika.

Ia berharap siswa dapat mengasimilasi adat yang baik dengan budaya di Indonesia karena disana sangat banyak ilmu baik yang dapat diterapkan di Indonesia. 

Selain kepada siswa, Bupati juga berpesan kepada orang tua siswa agar tidak perlu was-was dan khawatir karena dirinya sudah merasakan dan dapat memastikan lingkungan di Jepang adalah lingkungan yang aman.

"Selama di Jepang agar dapat bekerja dengan baik di negeri orang, tetap gembira dan mendapatkan pengalaman kinerja baru yang dapat dibawa pulang ke tanah air Indonesia," lanjutnya. 

Husein menambahkan bekerja dengan orang Jepang sangat nyaman sekali, orangnya tertib, bersih, disiplin dan jujur.

Baca juga: Video Kecelakaan Beruntun di Alas Roban Batang Libatkan 4 Truk, 1 Meninggal

Baca juga: Tips Cara Memutihkan Gigi Secara Alami

Baca juga: Puisi Percakapan Malam Hujan Sapardi Djoko Damono

"Dulu, waktu kamera anak saya hilang disana. Saya Kembali lagi dan ternyata kameranya masih ada dan utuh. 

Itu bukti bahwa orang Jepang jujur," tambahnya

Husein juga mengingatkan kepada siswa menyiapkan mental yang kuat dan teguh ketika bekerja dengan orang Jepang

Di akhir acara, Husein didampingi Ny Erna Sulistyawati Achmad Husein melepas secara simbolis siswa yang berangkat pada bulan Agustus mendatang dengan pengalungan bunga. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved