Berita Internasional
Detik-Detik Penembakan di Sekolah Dasar Texas Tewaskan 21 Orang, Saksi: Situasi Sangat Kacau
Penembakan massal terjadi di Sekolah Dasar Robb, Texas, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (24/5/2022) pagi.
SMA tempat pelaku merupakan bagian dari distrik sekolah yang sama dengan SD Robb, tempat penembakan itu terjadi.
Dalam laporan sekolah distrik itu, hampir 91 persen siswanya merupakan orang Hispanik dan hampir 80 persen merupakan siswa kurang beruntung secara ekonomi.
Diketahui, Uvalde merupakan rumah bagi sekitar 16.000 orang yang terletak 136 km dari barat San Antonio dan 120 km dari perbatasan Meksiko.
Adapun, sekitar 82 persen dari populasi kota adalah warga Latin.
Abbott mengatakan, pria bersenjata yang diduga Ramos itu adalah warga Uvalde dan warga negara AS.
Senjata Dibeli saat Pelaku Ulang Tahun
Ramos diduga secara sah membeli dua senapan serbu di sebuah toko senjata lokal pada ulang tahunnya yang ke-18.
Hal ini disampaikan Senator Negara Bagian Texas dari Partai Demokrat, Roland Gutierrez kepada USA TODAY.
"Itu adalah hal pertama yang dia lakukan ketika dia berusia 18 tahun," katanya, mengutip pengarahan dari Texas Rangers.
Abbott mengatakan, pada hari sebelumnya, Ramos memiliki pistol dan mungkin senapan.
Sersan Departemen Keamanan Publik Texas Erick Estrada mengatakan kepada CNN bahwa Ramos memiliki senapan panjang dan ransel, dan mengenakan pelindung tubuh.
Pelaku Diduga Tembak sang Nenek sebelum Beraksi
Gutierrez menuturkan, Ramos diduga menembak neneknya sebelum pergi ke sekolah untuk melancarkan aksinya.
Sang nenek sempat dilarikan ke rumah sakit di San Antonio tetapi kemudian meninggal dunia, Mirror melaporkan.
Hingga kini, motif Ramos melakukan penembakan pun belum diketahui.