Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

367 Guru PPPK Resmi Diambil Sumpah, Bupati Kudus: Jaga Integritas

Kepada para guru itu, Hartopo berharap agar dalam bertugas menitikberatkan pada integritas mengingat besarnya jasa mereka

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Sebanyak 367 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) saat menunggu penyerahan SK di tenis indoor Angga Sasan Krida Kudus, Jumat (27/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak 367 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) resmi dambil sumpah janjinya oleh Bupati Kudus HM Hartopo di tenis indoor Angga Sasana Krida, Jumat (27/5/2022).

Kepada para guru itu, Hartopo berharap agar dalam bertugas menitikberatkan pada integritas mengingat besarnya jasa mereka.

Hartopo mengatakan, sebagai seorang pendidik, sudah sepatutnya memiliki akhlak terpuji. Jangan sampai para guru sebagai cermin dari anak di didik di sekolah menjadi teladan buruk bagi para peserta didik.

“Sebagai guru harus punya integritas jangan sampai punya akhlak yang tidak baik, nanti muridnya jadi tidak baik.

Mengajar dengan baik kalau ada murid kurang mampu, beri materi tersendiri. Harus didasari keikhlasan tidak usah menuntut uang lembur dan sebagainya. Ini pengabdian,” kata Hartopo.

Lebih lanjut Hartopo mengatakan, guru harus bisa membuat pemerataan kualitas Pendidikan siswanya. Memang hal ini membutuhkan kesabaran lebih. Untuk itu selain integritas, masing-masing guru juga diharapkan memiliki kesabaran dan keikhlasan.

“Dengan begini bisa bermanfaat dunia akhirat,” kata dia.

Diketahui sebanyak 367 guru yang diambil sumpah janjinya itu merupakan guru di jenjang SD dan SMP. Masing-masing sebanyak 268 guru lulus dalam seleksi PPPK tahap pertama. Sisanya 99 guru lulus pada seleksi tahap kedua.

“Seleksi PPPK guru berlangsung selama dua tahap. Lowongannya ada 415 formasi, tapi memang yang lolos seleksi 367 guru,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kudus, Putut Winarno.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kudus, Harjuna mengatakan, kekurangan guru di Kudus mencapai sekitar 1.000 guru.

Per bulan rata-rata ada 30 guru yang pension. Mengenai hal ini, pihaknya akan mengajukan kebutuhan guru kepada pemerintah pusat. Hanya saja memang pembukaan formasi guru sampai saat ini belum kembali dibuka. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved