Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Minyak Goreng Curah di Kudus Stabil, Harganya Rp 15 Ribu Per Kilogram di Agen

Harga minyak goreng curah di Kabupaten Kudus terbilang stabil. Saat ini harga di tingkat agen kisaran Rp 15 ribu

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Pekerja di Toko Melati tengah menuang minyak goreng curah ke jeriken, Selasa (21/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Harga minyak goreng curah di Kabupaten Kudus terbilang stabil. Saat ini harga di tingkat agen kisaran Rp 15 ribu.

Pantauan Tribunjateng.com, Selasa (31/5/2022) di salah satu agen minyak goreng curah di Toko Melati di Jalan HOS Cokroaminoto Kudus saat itu diserbu oleh para pembeli minyak goreng.

Sebagian besar warga yang datang membeli minyak dalam jumlah banyak. Mereka membawa beberapa jeriken.

Di antara warga yang membeli minyak goreng curah di Toko Melati, Subhan Yusuf (43), warga Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, mengaku ketersediaan minyak goreng curah di Kudus relatif lancar.

Beberapa hari terakhir, katanya, memang sempat terjadi kelangkaan stok minyak goreng curah di pasaran. Namun kini stok di pasaran kembali tersedia.

“Kalau dibilang lancar ya lancar, kemarin sempat langka. Harganya Rp 14.900 kemarin sekarang Rp 15 ribu per kilogram,” kata Yusuf.

Keperluan Yusuf membeli minyak goreng kali ini untuk kembali dijual. Di rumah dia memiliki usaha warung kelontong yang juga menyediakan kebutuhan pokok lainnya.

“Kalau harapan kami minyak goreng curah tetap ada, harganya stabil sehingga masyarakat tidak resah,” kata dia.

Sementara pemilik Toko Melati, Aswin Sidarta, mengatakan, ketersediaan stok minyak goreng curah sedianya lancar. Tokonya yang acap kali mendapat kiriman dari distributor dari Semarang memang sempat terhambat beberapa hari terakhir. Informasi yang dia terima, terhambatnya pengiriman minyak goreng curah karena pompa minyak di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang rusak.

“Semestinya lancar, kemarin ada kendala pompa pelabuhan rusak jadi terhambat. Sekarang lancar. sudah ada kiriman lagi,” ujar Aswin.

Selebihnya, kata Aswin, terkait kebijakan pemerintah pusat mencabut subsidi minyak goreng curah sampai saat ini belum pengaruh signifikan.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kudus, Imam Prayitno, mengatakan, memang benar beberapa hari yang lalu terjadi kekosongan stok minyak goreng curah di Kudus.

Penyebabnya, katanya, karena terdapat hambatan distribusi minyak goreng curah lantaran Pelabuhan Tanjung Emas banjir rob.

“Jadi memang faktor distribusi. Hari ini kemungkinan normal kembali,” kata Imam. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved