Wawancara Khusus

Kepala BSSN Hinsa Siburian Sebut Ancaman di Ruang Siber Ada 3 Lapisan (1)

Setiap hari setiap saat itu adalah perang, kita lihat itu bagaimana serangan setiap saat datang baik berbentuk anomali ataupun yang bersifat teknis...

Editor: rustam aji
tribunnews/Theresia Felisiani
Letjend TNI (Purn) Hinsa Siburian 

TRIBUNJATENG.COM - Kepala Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian menceritakan beratnya melaksanakan tugas pengamanan informasi rahasia negara.

Bagi Hinsa, tiada hari tanpa perang mengamankan serangan-serangan siber berupa malware.

"Setiap hari setiap saat itu adalah perang, kita lihat itu bagaimana serangan setiap saat datang baik berbentuk anomali ataupun yang bersifat teknis malware," katanya saat wawancara eksklusif, Senin (30/5).

Mantan prajurit Kopassus ini mengingatkan anak buahnya di BSSN agar terus belajar melihat perkembangan karena ancaman berubah terus sangat cepat.

Berikut wawancara eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dengan Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian:

Sebetulnya BSSN ini lembaga apa sih Pak?

BSSN bertanggung jawab untuk keamanan uang internasional kalau kita sudah memiliki TNI mereka mengamankan udara kita dan Kepolisian Republik mengamankan atau menjaga ketertiban masyarakat.

BSSN ini mengamankan ruang siber nasional karena sesuai tujuan kita berbangsa dan bernegara ini sesuai dengan konstitusi kita yaitu melindungi bangsa memajukan kesejahteraan umum yang cerdas dan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Mungkin ketika konstitusi kita undang-undang Dasar 1945 dibentuk ketika belum terbayangkan akan ada dunia siber ini di situ sebenarnya tujuan kita berbangsa dan bernegara.

Benar kalau dulu ketika masih Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) itu kan berita-berita atau informasi di enkripsi atau masih bersifat offline.

Nah sekarang bersifat online jadi tugas dan fungsi itu juga kita laksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden diamanatkan tetapi tetap melaksanakan tugas-tugas yang menjadi lebih komplikasi.

Bagaimana ceritanya bapak diminta Pak Presiden menjadi Kepala BSSN?

Agak repot menceritakannya karena ketika itu saya tiba-tiba di telepon di dari istana bahwa diberi tugas ini oleh Bapak Presiden tentu pertimbangannya adalah mungkin saya mempelajari tugas-tugas di siber.

Saya pun melihat sebenarnya tugas ini tidak jauh dengan tugas-tugas latar belakang sebagai TNI yakni menjaga keamanan pertahanan di ruang siber.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved