Berita Nasional

Pencarian Eril Hari Ke-7, Polisi Bern Libatkan Klub Pendayung hingga Pemancing

Pencarian Eril terus dilakukan walaupun pihak keluarga Ridwan Kamil menyatakan ikhlas dengan kemungkinan apa pun yang akan menjadi takdir putra sulung

Editor: m nur huda
https://kemlu.go.id/bern/en
Ridwan Kamil ikut mematau langsung proses pencarian sang putra 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Pencarian Eril anak Ridwan Kamil atau Emmeril Kahn Mumtadz yang dikabarkan hanyut di Sungai Aare, Bern, Swiss, memasuki hari ketujuh, Rabu (1/6/2022).

Pencarian Eril terus dilakukan walaupun pihak keluarga Ridwan Kamil menyatakan ikhlas dengan kemungkinan apa pun yang akan menjadi takdir putra sulung Atalia Praratya tersebut.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern melalui siaran resminya menyatakan Kepala Kepolisian Maritim Bern menyampaikan bahwa pencarian Eril, di Sungai Aare, kota Bern, hari keenam masih terfokus pada area di antara dua pintu air, serta patroli intensif pada wilayah setelah pintu air kedua.

Baca juga: Eril Belum Ditemukan, Keluarga Ridwan Kamil Konsultasi Ke Ustaz Adi Hidayat

Baca juga: Keluarga Ridwan Kamil Sudah Konsultasi ke Ulama, Ikhlas Apapun yang Jadi Takdir Eril

River Aare atau Sungai Aare, Bern, Swiss (Switzerland)
River Aare atau Sungai Aare, Bern, Swiss (Switzerland) (Hilda Swiss/YouTube)

Pada hari-hari sebelumnya, pencarian dilakukan dengan mengintensifkan pencarian dengan metode jalan kaki, perahu, drone, dan selam.

Pencarian mencakup area dari Eichholz hingga Wohlensee, dan berfokus di antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde.

Pada keterangannya saat bertemu orang tua Eril di salah satu boat house atau rumah kapal di wilayah Wohlensee, Polisi Maritim Bern juga memastikan bahwa berbagai komunitas di sepanjang bantaran sungai Aare telah terinformasikan dengan baik.

Ridwan Kamil dipeluk seorang warga saat dalam pencarian Emmeril Kahn di Sungai Aare, Swiss, Bern.
Ridwan Kamil dipeluk seorang warga saat dalam pencarian Emmeril Kahn di Sungai Aare, Swiss, Bern. (Istimewa/Kemlu RI)

Pihak kepolisian menyatakan memperluas keterlibatan unsur masyarakat dalam upaya pencarian, seperti melibatkan klub pendayung, klub pemancing, dan komunitas berkebun.

Menurut perkiraan, kondisi cuaca di kota Bern pada beberapa hari ke depan akan hujan, dengan badai di area pegunungan.

Hal ini akan sangat memengaruhi kondisi air di Sungai Aare.

Polisi Maritim Bern akan melanjutkan pencarian intensif pada hari ketujuh dengan metode yang sama dengan sebelumnya: patroli darat, perahu, drone.

Keputusan menggunakan penyelam sangat situasional karena kondisi alam yang tidak menentu.

Selain terus memantau secara dekat pencarian oleh Polisi Maritim, orang tua Eril, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, juga terus melakukan usaha mandiri untuk memeriksa langsung beberapa titik potensial di sepanjang bantaran Sungai Aare.

Rute yang ditempuh oleh orang tua Eril termasuk rute darat dan beberapa rute perairan yang masih aman untuk dijelajahi manusia.

KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis (26/5/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved