Harga Emas

Tak Dipungut PPN, Penjualan Emas Meningkat

Penjualan emas antam di Semarang kembali meningkat setelah pemerintah resmi mengumumkan fasilitas bebas PPN bagi emas batangan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng / Ruth Novita Lusiani
Harga emas antam 25 gram, di Butik Emas Logam Mulia Semarang, berlokasi di blok A7 DP Mall, Jalan Pemuda No 150 Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjualan emas antam di Semarang kembali meningkat setelah pemerintah resmi mengumumkan fasilitas bebas PPN bagi emas batangan.

Dikatakan Head Marketing Representatif Butik Antam Semarang Ombi Saputra, terjadi peningkatan penjualan lebih dari 100 persen.

"Pembelian emas setelah PPN tidak dipungut cenderung naik, kenaikan sebesar 145 persen," kata Ombi kepada Tribun Jateng, Jumat (3/6/2022).

Ombi melanjutkan, kenaikan penjualan emas antam di Butik Antam Semarang sendiri telah terlihat sejak pekan ketiga April 2022.

Menurut dia, kenaikan terjadi hingga kini. Adapun penjualan didominasi oleh emas gramasi dengan berat antara 0,5 gram - 10 gram.

"Penjualan didominasi oleh gramasi kecil dan sedang," terangnya.

Ombi melanjutkan, tren penjualan emas antam yang cenderung naik setelah lebaran ini, juga dibarengi dengan dampak dari perputaran uang mudik, yang mana Jawa Tengah menjadi provinsi dengan perputaran uang terbanyak dengan perkiraan Rp 7 triliun hingga 11 triliun ( Mobility Index 45 %).

Menurutnya, tren kenaikan emas masih akan terus berlangsung naik karena kekhawatiran akan resesi ekonomi di Amerika Serikat, perang di 
Ukraina dan sekutunya, serta manuver-manuver ekonomi lainnya.

"Oleh karena itu, instrumen investasi yang cenderung minim risiko tetap menarik dan emas jadi pilihan yang tepat," tambahnya.

Sempat Anjlok Terpengaruh Isu PPN 11 Persen

Di sisi lain, Ombi menambahkan, transaksi pembelian emas pada momen  lebaran lalu relatif stagnan.

Menurutnya, hal itu sebagai efek dari isu pengenaan PPN 11 persen per 1 April 2022, sehingga customer awalnya masih wait and see untuk berinvestasi.

Hal ini berpengaruh terhadap penjualan emas di Butik Emas Logam Mulia Semarang pada bulan April 2022 yang mengalami anjlok.

"Penjualan emas di Butik Emas Logam Mulia Semarang pada bulan April 2022 mengalami anjlok dari bulan Maret 2022 sebesar 46,42 %.

Karena customer fokus untuk dana mudik yang selama dua tahun dilarang serta persiapan untuk lebaran, yang didominasi kebutuhan sandang dan angpau lebaran untuk sanak saudara di kampung halaman," tukasnya. (idy)

Baca juga: Unggulkan Kualitas Sekolah Swasta Sebagai Strategi Branding

Baca juga: Ganjar Terjunkan 200 Pemuda Penggerak Ekonomi Desa

Baca juga: Jadwal Indonesia Masters 2022 Pekan Depan, Ada Banyak Perang Saudara di Babak Pertama

Baca juga: Operasi Rokok Ilegal Akan Dilaksanakan Merata Seluruh Kecamatan

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved