Berita Nasional

Diamputasi Karena Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Mengkover Hingga Mendapat Tangan Bionik

Korban kecelakaan kerja dengan kondisi tangan teramputasi mendapatkan tangan bionik dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND).

Editor: rival al manaf
istimewa
Eko memeragakan tangan bioniknya memegang potongan peralon. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Korban kecelakaan kerja dengan kondisi tangan teramputasi mendapatkan tangan bionik dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND).

Beruntungnya, seluruh pengobatan, terapi hingga tangan bionik itu dikover oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Pemilik tangan Bionik, Eko Suryanto pegawai PT Sinar Agung Sukses Selalu Karanganyar, merasa bersyukur meski tertimpa musibah kecelakaan kerja namun semua pengobatan ia tidak mengeluarkan biaya.

Baca juga: Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Ternyata Ikut Sponsori Formula E Jakarta, Jelaskan Alasannya

Baca juga: Dekan FT Undip Dukung Kehadiran SPKLU

Baca juga: Istri Syok Pergoki Suami Setubuhi Anak Gadis Mereka, Sempat Diancam hinggaTerungkap Kondisi Korban

"Tentunya BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu, meski kena musibah, namun tetap ada hal yang harus disyukuri," terangnya.

Dengan tangan bionik itu, ia kini bisa melakukan aktivitas menggenggam baik gelas atau engsel.

Jari jari tangan robotnya bisa dia gerakan dengan otot-otot lengan atasnya.

Memang masih perlu banyak latihan untuk membiasakannya, namun Eko mengaku cukup senang.

Di lain sisi, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan tangan bionik ini merupakan hasil karya akademisi di Rumah Sakit Nasional Diponegoro.

"Biasanya kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan mengcovernya hingga kaki atau tangan palsu, namun kami ingin lebih setelah melihat hasil inovasi ini," terang Anggoro.

Ia berharap kedepan para pekerja yang mengalami kecacatan akibat kecelakaan kerja tetap bisa berkarya dengan bantuan tangan bionik ini.

"Selain bermanfaat bagi tenaga kerja, kami juga ingin hasil penelitian anak negeri ini bisa menjadi raja di negeri sendiri, daripada menggunakan produk luar kan? makanya kami pilih karya anak bangsa," terangnya.

Baca juga: Bupati Tegal Umi Azizah Tinjau Tiga Pekerjaan Konstruksi Jalan, Pastikan Ketepatan Mutu

Baca juga: Cara Mudah Mengurus EKTP Rusak atau Hilang Secara Online di Wilayah Boyolali

Baca juga: Tak Punya M-Banking? Sekarang Bisa Top Up ShopeePay Lewat DANA dan OVO, Begini Caranya

Kedepan ia akan melihat bagaimana potensi kerjasama RSND dengan BPJS Ketenagakerjaan bisa dikembangkan.

Di lain sisi Ketua Tim Pusat Rehabilitasi Robotik RSND dr Hari Peni Julianti menambahkan tangan bionik hasil inovasi pihaknya diklaim memiliki biaya produksi yang jauh lebih murah dari yang ada di luar negeri.

"Total biaya pengobatan, terapi, hingga pemberian tangan bionik berkisar Rp 160 juta, jika kita beli tangan robot dari luar negeri untuk tangannya saja sudah di angka Rp 600 juta," imbuh dr Peni.

Ia menjelaskan Eko merupakan pasien pertamanya yang mendapat tangan bionik dan langsung dikerjasamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved