Berita Video
Video Keseruan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapas Perempuan Semarang
Dijelaskan Yosep Parera, Pendiri Rumah Pancasila, yang juga hadir, hingga geleng-geleng kepala mendengar hal itu
Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq
"Jadi harusnya semua putusan berdasarkan keadilan dan ketuhanan, yang menjadi sila pertama Pancasila," ucapnya.
Yosep menuturkan, bersama tim ia akan mendata dan membantu para warga binaan secara hukum, guna mendapatkan keadilan dengan basis Pancasila.
"Prioritasnya kepada mereka yang secara hukum mendapat putusan tidak adil dan tidak sesuai fakta-fakta hukum maupun Pancasila. Karena mereka di Lapas dibina bukan dihukim, jadi hak-hak mereka sebagai manusia juga wajib dipenuhi," terangnya.
Adapun Kalapas Perempuan Semarang, Kristiani Hambawani, menambahkan, Lapas Perempuan sangat membuka diri.
Khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar para warga binaan, seperti yang dilaksanakan bersama para lawyer.
"Kagiatan ini juga menjadi acara pertama tatap muka dengan pihak luar di masa pandemi. Acara seperti ini juga ditunggu oleh warga binaan," imbuhnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :