Berita Video
Video Keseruan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapas Perempuan Semarang
Dijelaskan Yosep Parera, Pendiri Rumah Pancasila, yang juga hadir, hingga geleng-geleng kepala mendengar hal itu
Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video keseruan peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapas Perempuan Semarang.
Peringati Hari Lahir Pancasila, sejumlah lawyer datangi Lapas Perempuan Kota Semarang.
Para lawyer yang menyambangi Lapas Perempuan itu tergabung dalam Rumah Pancasila.
Mereka singgah ke Lapas untuk memberikan layanan hak-hak hukum bagi warga binaan.
Dalam kunjungannya, para lawyer sempat terkejut dengan sambutan para warga binaan.
Pasalnya saat melihat pisang, warga binaan Lapas Perempuan, langsung mengatakan mempelai laki-laki datang.
Respon tersebut menjadi perhatian para lawyer yang berkunjung untuk memberikan edukasi mengenai hak-hak hukum bagi warga binaan.
Dijelaskan Yosep Parera, Pendiri Rumah Pancasila, yang juga hadir, hingga geleng-geleng kepala mendengar hal itu.
Ia menjelaskan, respon para warga binaan di Lapas Perempuan menjadi potret memprihatinkan.
"Dari respon tersebut, saat mereka memenuhi kebutuhan pokok seksual sebagai perempuan, bisa disimpulkan terjadi penyimpangan," katanya, Kamis (2/6/2022).
Tak hanya itu, Yosep juga menjelaskan, di Lapas Perempuan, warga binaan dilarang merokok.
"Padahal di lapas laki-laki mereka boleh merokok, namun di lapas perempuan dilarang," ucapnya.
Dikatakannya, dasar hukum dalam regulasi di Lapas kurang tepat, pasalnya baik seksual hingga hak merokok menjadi kebutuhan warga binaan.
"Untuk itu kunjungan yang kami lakukan untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai warga negara, serta regulasi yang diterapkan sesuai dasar Pancasila yang memanusiakan manusia," paparnya.
Menurutnya, hal tersebut juga tertuang pada pasal 2 ayat 2 UU Kehakiman yang memerintahkan Pengadilan Negara dijalankan berdasarkan keadilan Pancasila.