Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

PC NU Kota Salatiga Mulai Memetakan Calon Wali Kota

Jelang Pilkada 2024 PC NU Kota Salatiga mulai petakan bakal calon yang akan didukung.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: sujarwo
Tribunjateng.com/Hanes Walda
PC NU saat menggelar halal bihalal di Makutarama Kota Salatiga, Minggu (5/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Jelang Pilkada 2024 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Salatiga mulai memetakan bakal calon yang akan didukung.

Para kandidat yang potens

PC NU saat menggelar halal bihalal di Makutarama Kota Salatiga, Minggu (5/6/2022).
PC NU saat menggelar halal bihalal di Makutarama Kota Salatiga, Minggu (5/6/2022). (Tribunjateng.com/Hanes Walda)

ial maju diundang Kader NU Kota Salatiga dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahmi di Gedung Makutarama pada Minggu (5/6/2022).

Ketua PC NU Kota Salatiga, Zaenuri menjelaskan bahwa ada beberapa kandidat potensial diundang dalam acara ini.

“Kandidatnya diantara mantan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, anggota DPR RI Lukman Jambi Hakim, pengusaha Hartoko Budhiono, Ketua DPD Nasdem Dandan Febri Herdiana. Kemudian Danlanal Semarang Kolonel Hariyono dan Kepala Desa Ngrembes Kabupaten Semarang Nur Arifah,” kata Zaenuri kepada Tribunjateng.com, Minggu (5/6/2022).

Menurutnya dengan mengenal kandidat tersebut sehingga dapat membentuk komunikasi yang baik.

“Tentu NU mendukung kandidat calon yang merupakan kader NU tulen, hal ini juga untuk meneruskan pembangunan-pembangunan yang sudah dilakukan di Salatiga,” paparnya.

Zaenuri mengaku bukan kapasitas NU untuk menjaring kandidat.

“Kalau menjaring kandidat itu tugas partai politik, untuk NU hanya sebagai organisasi yang akan mengusulkan nama-nama yang layak untuk maju saja,” jelasnya.

Menurutnya kandidat yang didorong NU adalah kandidat yang menjalankan paham ahlussunnah wal jamaah.

“Kalau tidak sesuai NU ya tidak didukung, tetapi nantinya keputusan tetap pada para kiai,” ungkapnya.

Silaturahmi ini selain untuk menyolidkan kader Penggerak NU juga untuk menyemangati para kader.

“Hal ini juga untuk menciptakan sinergi dengan pemerintah. Kader NU harus berpartisipasi dengan pembangunan,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved