Berita Kudus
Aslinya Jembatan Karangsambung di Kudus Sudah Mau Dibangun 2020, Tapi
embatan kuno di Dukuh Karangsambung Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus sedianya sudah akan dibangun pada 2020.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Jembatan kuno di Dukuh Karangsambung Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus sedianya sudah akan dibangun pada 2020.
Saat itu alokasi anggaran pembangunannya dari bantuan gubernur (Bangub), hanya saja karena ada pandemi Covid-19 anggarannya ditarik kembali.
“Itu dulu 2020 dapat Bangub ternyata dengan adanya pandemi bangubnya ditarik. Nilainya banyak Rp 30 miliar sampai Rp 40 miliar,” ujar Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (6/6/2022).
Hartopo mengatakan, kalau saja pembangunan jembatan tersebut hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar pihaknya akan membangunnya sekarang juga.
Berhubung pembangunan jembatan Karangsambung membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, pihaknya akhirnya mengajukan anggaran melalui dana alokasi khusus (DAK) dan Bangub.
“Ini dari Bangub dan DAK sudah diajukan. Kalau di-acc oke. Itu estimasinya sekitar Rp 30 miliar sampai Rp 50 miliar karena harus menjebol semua. Membuat baru,” ujarnya.
Diketahui Jembatan Karangsambung yang membentang di atas aliran Kali Gelis ini masih menjadi lintasan sejumlah warga. Jembatan yang membentang sekitar 50 meter itu dibangun menggunakan konstruksi besi. Kondisinya saat ini sebagian besar sudah berkarat.
Jembatan yang berada di RT 3 RW4 Dukuh Karangsambung, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus ini menjadi langganan macet saat pagi hari.
Sebab jembatan tersebut hanya memiliki lebar sekitar 2,5 meter. Saat ada mobil melintas, maka kendaraan yang melintas dari arah seberang harus menunggu.
Kemacetan yang terjadi di jembatan yang konon dibangun sejak era kolonial Belanda itu karena warga yang berangkat bekerja bersamaan dengan pelajar yang mau berangkat sekolah.
Kemacetan biasanya terjadi antara pukul 6 sampai 8 pagi. Umumnya warga yang melintas di jembatan tersebut adalah warga Kecamatan Bae maupun Dawe.
Memang jembatan tersebut bisa dikatakan menjadi penghubung dua kecamatan tersebut. Tepatnya antara Desa Bae dan Desa Besito, Kecamatan Gebog. (*)
Baca juga: Pemandu Karaoke Asal Bangsri Ditemukan Meninggal Dunia di Pungkruk Jepara, Diduga Ini Penyebabnya
Baca juga: Begini Cara Ganti KTP Hilang Secara Online atau WA WhatsApp di Purworejo, Langsung Diantar ke Rumah
Baca juga: Chord Kunci Gitar Lagu Akhir Tak Bahagia Misellia, Dari Banyaknya Insan di Dunia
Baca juga: Cara Mudah Translate Anti Ribet Tanpa Browser, Cuma Buka Kamera HP di Google Lens
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/embatan-Karangsambung-6-juni.jpg)