Juragan Oemah Wedhus Banyumas Masih Was-was Stok Sapi Jelang Iduladha
pengelola Oemah Wedus ini mengaku sudah mulai menyetok hewan kurban namun dalam jumlah yang relatif tidak banyak dan hanya hewan kurban jenis domba.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
“Stok awal kita research market kategori mana yang paling laku, untuk sementara kita ada 74 ekor domba, 20 kambing. Domba sudah ada yang ready sementara kambing H-14 karena penyesuaiannya lama bisa stres dan kurus. Bisa semain turun harga jadi mepet saja sekalian kita sediakannya,” ungkapnya.
Untuk daerah Purwokerto sendiri, masyarakat yang akan berkurban cenderung lebih menyukai jenis hewan kurban kambing.
Menurut mereka kambing dinilai lebih unggul karena memiliki postur tubuh yang tinggi dibandingkan dengan domba.
“Di sini budayanya masih kambing seperti kambing Jawa Randu dan kambing peranakan etawa lebih menjadi primadona masyarakat sini. Walaupun dari segi dagingnya domba lebih banyak dibandingkan kambing” tambahnya.
Hingga akhir ini pihaknya sudah mulai menerima pesanan hewan kurban meski lebaran haji belum terlalu dekat.
“Yang pesan baru 4 kemarin, biasanya H-7 mulai banyak pesanan yang kita terima,” tambahnya.
Oemah Wedus biasa melayani pembeli berasal dari dalam kota Banyumas dan sekitarnya.
Pembeli dapat memesan melalui telefon maupun mendatangi langsung ke kandang.
“Pembeli dari Banyumas ada juga Banjarnegara dan Purbalingga. Pemesanan bisa by phone nanti tinggal cek langsung ke kandangnya," imbuhnya.
Namun dengan kondisi sekarang adanya PMK, pihaknya mencoba untuk lebih berhati-hati nantinya saat pembeli datang akan mengecek hewan kurban ke kadang ternaknya.
Ini untuk menghindari penularan pada hewan ternak yang ada di kandangnya.
“Mungkin nantinya kita akan tanya dulu kepada pembeli yang akan mengecek sudah pernah masuk kandang lain belum, barang kali ada yang baru saja kontak dengan ternak lain yang terjangkit PMK,” ujarnya.
Dengan adanya PMK ini harga jual hewan ternak untuk kurban mengalami kenaikan harga.
Hal ini karena populasi hewan semakin turun akibat PMK, sementara permintaan akan hewan ternak naik menjelang lebaran haji.
Sehingga tidak ada keseimbangan di pasaran, dengan ini harga akan turut naik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Oemah-Wedus-Banyumas.jpg)