Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Lionel Messi

Kiritikan Pedas Legenda AC Milan Kepada Lionel Messi, Tidak Masuk Daftar Pemain Terbaiknya

Sederet penampilan impresif Lionel Messi nyatanya tidak membuat semua orang terkesan.

Editor: rival al manaf
ALEJANDRO PAGNI / AFP
Pemain Argentina Lionel Messi melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Uruguay selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di stadion Monumental di Buenos Aires, pada 10 Oktober 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, ITALIA - Sederet penampilan impresif Lionel Messi nyatanya tidak membuat semua orang terkesan.

Salah satunya adalah legenda AC Milan Marco van Basten.

Ia justru memberikan kritikan keras dengan komentar pedas kepada pemain Argentina tersebut.

Baca juga: Indonesia Kembali Sabet Penghargaan Kependudukan dari PBB

Baca juga: 2 Cara Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023, Bisa Juara Grup Atau Runner Up, Ini Skenarionya

Baca juga: Tarif Listrik Naik Mulai 1 Juli 2022 untuk Pelanggan 3.500 VA

Di mata Van Basten, Messi tak punya cukup karakter.

Marco van Basten mengeluarkan komentar keras soal megabintang PSG dan Argentina dalam sebuah sesi interviu dengan majalah France Football.

Raihan beragam gelar bergengsi dan tujuh koleksi trofi Ballon d’Or Lionel Messi sepertinya masih belum cukup untuk memukau Van Basten.

Kepada France Football, Van Basten yang mengantar AC Milan tiga kali juara Liga Champions menyebut tiga nama yang lebih hebat dari Messi.

Van Basten menilai Messi tak punya karakter layaknya sang pendahulu di timnas Argentina, Diego Maradona.

“Messi juga merupakan pemain luar biasa, namun Maradona selalu punya karakter lebih di dalam tim,” kata Van Basten seperti dilansir Sky Sport Italia dari France Football.

Van Basten melanjutkan penilaiannya.

Striker flamboyan yang menjuarai Euro 1988 bersama Belanda itu menyebut Messi bukanlah panglima ideal untuk sebuah tim yang hendak maju bertempur.

“Messi bukanlah orang yang Anda tempatkan di garis depan untuk pergi berperang,” kata Van Basten melanjutkan.

Van Basten, kolektor tiga trofi Ballon d’Or pada 1988, 1989, dan 1992, lebih terpukau oleh tiga nama lain.

Mereka adalah legenda Brasil, Pele, bintang Argentina peraih Piala Dunia 1986, Diego Maradona, serta Johan Cruyff, salah satu peletak dasar filsosofi sepak bola Belanda.

“Tiga pemain terbaik dalam sejarah, bagi saya adalah Pele, Maradona, dan Cruyff,” kata Van Basten.

Baca juga: Harga Mobil Bekas di Semarang Melambung, Penjualan Jadi Sepi

Baca juga: Cerita Rois, Pendiri Panti Asuhan Rawat Puluhan Bayi Hasil Hubungan Gelap di Semarang

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bengkalis Riau: Truk Terguling, 2 Orang Tewas Tertimpa Kontainer

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved