Berita Nasional

Tarif Naik Candi Borobudur Batal Naik, Tapi Ada Ketentuan Khusus Bagi Wisatawan

Presiden Joko Widodo memberi arahan untuk membatalkan rencana kenaikan tiket naik Candi Borobudur. Arahan itu ia sampaikan dalam rapat terbatas terk

Editor: m nur huda
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah difoto tingkatan stupa ke dua, saat dipenuhi wisatawan di musim liburan sekolah, Sabtu (10/3/2018).(KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberi arahan untuk membatalkan rencana kenaikan tiket naik Candi Borobudur.

Arahan itu ia sampaikan dalam rapat terbatas terkait pariwisata di Istana Merdeka, Jakarta (14/6/2022).

Informasi tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Jadi, intinya tidak ada kenaikan tarif, tetap Rp 50.000. Pelajar SMA ke bawah itu Rp 5.000,” kata Basuki dilansir dari Kompas.com, Selasa (14/6/2022).

Meski begitu, sambung dia, kuota untuk naik ke candi tetap akan dibatasi yang kemungkinan 1.200 orang per hari.

Meski beGitu, rencana tersebut baru sebatas pembahasan dalam rapat. Kapan resminya aturan diumumkan, Basuki belum bisa memastikan.

“Mungkin nanti Pak Luhut (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) yang umumin. Ini bocoran saja,” tutur dia.

Selain membatasi jumlah pengunjung yang naik ke Candi Borobudur, ada beberapa ketentuan khusus.

Salah satunya adalah pengunjung wajib memakai alas kaki khusus. Mereka juga wajib memakai jasa pemandu wisata.

“Tidak boleh pakai sepatu biasa karena itu mengikis batuan. Jadi, memang disediakan alas kaki untuk naik ke atas,” ujar Basuki.

Pengunjung juga rencananya wajib melakukan pemesanan tiket secara online jika ingin naik ke candi. 

Adapun sebelumnya, tarif naik Candi Borobudur direncanakan akan naik jadi Rp 750.000 bagi wisatawan dalam negeri dan Rp 1,45 juta bagi turis asing. Keputusan itu akhirnya ditunda setelah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Marketing and Sales Vice President PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko (TWC), Pujo Suwarno menjelaskan, pihaknya siap menerima apapun keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan kenaikan harga tiket naik Candi Borobudur.

Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Direkorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kaitannya dengan mekanisme kunjungan wisatawan ke cagar budaya dunia tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved