Berita Karanganyar

Bumil di Karanganyar Diminta Rutin Cek Kehamilan Guna Antisipasi Risiko

Para ibu hamil di wilayah Karanganyar diminta untuk rutin cek kondisi kehamilan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan saat kelas hamil di Puskesmas Colomadu II, Kamis (16/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Para ibu hamil di wilayah Kabupaten Karanganyar diminta untuk rutin cek kondisi kehamilan serta menerapkan pola hidup sehat untuk mengantisipasi risiko kehamilan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwati menyampaikan, tercatat ada sebanyak 5.287 ibu hamil di wilayah Kabupaten Karanganyar sampai saat ini.

Pihaknya melalui petugas puskesmas dan bidan desa akan terus memberikan edukasi kepada ibu hamil untuk mengantisipasi adanya resiko kehamilan.

"Kepada ibu hamil untuk periksa minimal 6 kali selama kehamilan, buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) selalu dibawa kalau periksa dan dipelajari di rumah dan merencanakan persalinan," katanya kepada Tribunjateng.com usai acara edukasi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Colomadu II, Kamis (16/6/2022).

Pemkab Karanganyar saat ini terus berupaya untuk menekan angka stunting serta angka kematian ibu dan anak.

Oleh karena itu selain rutin melakukan pemeriksaan kondisi kehamilan, lanjutnya, para ibu hamil juga diminta menerapkan pola hidup sehat.

"Konsumsi zat besi, nutrisi yang cukup. Terapkan pola hidup sehat dan hindari asap rokok," ucapnya.

Dalam kelas ibu hamil di Puskesmas Colomadu II, Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga meminta kepada para ibu hamil supaya kondisi kesehatan selama masa kehamilan dijaga betul.

Dia juga meminta kepada para suami supaya menjadi suami siaga. Menurutnya dengan begitu ibu hamil akan lebih tenang.

"Pengetahuan masalah kehamilan sangat penting, karenanya ibu hamil harus aktif melakukan konsultasi dan pengecekan rutin agar ibu dan bayi sehat," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Colomadu II, Ririn Nurliyani mengatakan, tercatat ada 141 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Colomadu II. Mereka mayoritas tengah menjalani kehamilan untuk kali pertama.

Oleh karena itu memberitahukan edukasi terkait kehamilan kepada mereka menjadi penting.

"Kelas hamil rutin dikerjakan, memberikan pengetahuan ibu hamil, perencanaan kehamilan, ada juga senam hamil. Perencanaan itu seperti periksa berapa kali, ada resiko (kehamilan) apa tidak, kalau ada resiko bagaimana langkahnya supaya persalinan aman," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved