WAWANCARA KHUSUS

Rektor ISI Solo I Nyoman Sukerna ingin Jembatani Semua Agama Pakai Seni (2-habis)

Negara kita banyak agama. Kami dari ISI Surakarta menawarkan kepada Kemenag, Seni dijadikan media.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rustam aji
tribun jateng
Rektor ISI Solo, I Nyoman Sukerna 

TRIBUNJATENG.COM - MELANJUTKAN program Tribun Inspirasi bersama Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyampaikan beberapa hal. I Nyoman Sukerna optimistis ISI akan menjadi BLU.

Dan PR berikutnya adalah meningkatkan persatuan di Indonesia melalui seni. Berikut petikan wawancara lanjutannya.

Visi misi apa yang diusung Rektor?

Saya melanjutkan program pemimpin kemarin, terus mengembangkan ISI menjadi Badan Layanan Umum, dengan demikian kesejahteraannya beda.

Kami usahakan untuk memenuhi persyaratan-persyaratan yang diperlukan. Paling tidak, ISI dari Satker ke BLU itu cita-cita saya yang pertama.

Apa kabar pameran seni Pak?

Ada expo seni, karena saya tadi pernah expo di sana-sini kok tiap prodi itu beda pameran, sebaiknya digabung saja. Expo ISI Surakarta nanti di Juli 2022.

Semua binaan dosen, tampilkan ke kampus. Expo itu untuk umum, ini nanti saya uji coba.

Yang ketiga, Negara kita banyak agama. Kadang, masing-masing penganut itu merasa paling penting, ini tidak baik. Kami dari ISI Surakarta menawarkan kepada Kemenag, Seni dijadikan media.

Karena indeks kerukunan beragama sangat memprihatinkan berdasar hasil surveinya.

Oleh sebab itu kami akan bekerjasama dengan berbagai universitas dari enam agama besar dan kami undang pimpinannya.

Kenapa pilih seni?

Seni itu tidak pandang bulu, bermain hati dan perasaan itulah nanti moderasi bisa lebih tegas dan kelihatan.

ISI Surakarta juga diberi mandat oleh Kementerian Pendidikan dulu untuk mendirikan ISBI di Makassarr, itu sejak 2012 sudah empat rektor yang menangani itu dan belum berdiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved