Berita Kajen

Pesan Bupati Pekalongan Fadia kepada Peserta Lomba Cerdas Cermat

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan apresiasinya dan kebanggaan kepada seluruh peserta, yang menjadi peserta lomba cerdas cermat (LCC) di SMPN

indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat tinjau peserta lomba cerdas cermat (LCC) di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan apresiasinya dan kebanggaan kepada seluruh peserta, yang menjadi peserta lomba cerdas cermat (LCC) di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/6/2022).

Menurutnya, para peserta lomba cerdas cermat ini sudah pasti anak-anak yang terpilih karena kemampuannya serta kualitasnya.

"Saya bangga kepada peserta yang mengikuti lomba cerdas cermat, kemudian apresiasi ke Baznas yang bersedia mengikuti anak-anak Kabupaten Pekalongan dibidang pendidikan," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada Tribunjateng.com.

Pihaknya berharap semoga tahun depan, kegiatan ini terus berlanjut. Sehingga, kecerdasan dan semangat untuk anak-anak Kabupaten Pekalongan bisa meningkat.

Fadia juga sempat menyinggung mengenai apresiasi atau penghargaan, kepada anak yang juara lomba. Penghargaan tersebut diberikan lewat dinas pendidikan, namun jumlahnya sangat sedikit sekali. Harapannya ditambah lagi hadiahnya agar mereka lebih semangat dan menggebu-gebu.

"Kita juga menyediakan penghargaan kepada anak berprestasi tingkat nasional dan provinsi lewat dinas pendidikan. Tingkat provinsi Rp 1,5 juta dan nasional Rp 2,5 juta. Menurut saya ini terlalu sedikit sekali, harusnya dindik besarkan lagi hadiahnya."

"Bikin malu saja ini hadiahnya segitu, masak tingkat nasional Rp 2,5 juta. Sudah belajar mati-matian, dari pagi sampai malam, hingga berbulan-bulan masak hadiahnya segitu," imbuhnya.

Pihaknya juga sempat memberikan pesan kepada para peserta yang sedang berlomba untuk tidak gerogi mengerjakan soal-soalnya dan terutama percaya diri.

"Kalau orang pintar, terus hebat, apabila gerogi bisa buyar semua itu. Intinya percaya diri, tenang, dan jawablah semaksimal dia bisa," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan Mutharom mengatakan, ada 50 SMP yang mengikuti lomba cerdas cermat tahun ini.

"Setiap SMP mengirimkan 3 peserta. Tahun ini baru dilakukan, karena dua tahun ini vakum imbas pandemi Covid-19," katanya.

Ia mengungkapkan, LCC ini digelar untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pekalongan.

Terpisah, Istiadatul Amanah (14) peserta dari SMPN 2 Kandangserang mengatakan, di SMPN 2 Kandangserang yang mengikuti 3 orang yang mengikuti lomba LCC.

"3 orang ikut lomba LCC, dulu waktu SD sudah pernah ikut lomba, SMP juga ikut lagi," katanya.

Ia berharap semoga menjadi peserta terbaik dalam lomba LCC tingkat Kabupaten Pekalongan. (Dro)

Baca juga: Meriahkan Hari Bhayangkara Ke 76, Polres Blora Gelar Funbike

Baca juga: Pelaku Perampokan Minimarket di Bergas Kabupaten Semarang Tertangkap

Baca juga: Usia Harapan Hidup Meningkat di Purbalingga, Capai 73 Tahun Sesuai Data Update Dinkes

Baca juga: 13.184 Pendaftar Sudah Bisa Daftar PPBD SD Secara Online, Daya Tampung 14.364 Kursi di Kota Semarang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved