Piala Presiden
Mahesa Jenar Kokoh di Puncak Klasemen Grup A Piala Presiden 2022
Laga bertajuk Derby Jateng antara Persis Solo melawan PSIS Semarang digelar di Stadion Manahan Solo, Selasa (21/6/2022) sore.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Laga bertajuk Derby Jateng antara Persis Solo melawan PSIS Semarang digelar di Stadion Manahan Solo, Selasa (21/6/2022) sore.
Pertandingan bergengsi antara dua tim yang sama-sama berasal dari Jawa Tengah di kasta sepak bola tertinggi Indonesia itu merupakan laga lanjutan turnamen pramusim Piala Presiden 2022 Grup A.
Laga yang berlangsung memanas itu berakhir dengan skor 1-2 atas kemenangan PSIS Semarang. Dua gol Mahesa Jenar dicetak oleh Alfeandra Dewangga dan Carlos 'Sodiq' Fortes.
Dewangga mencetak gol pada menit ke-36 melalui sundulan. Sundulan itu tercipta menjadi gol atas umpan dari Fredian Wahyu.
Sementara gol Fortes juga melalui sundulan pada menit ke-69. Fortes mendapatkan sundulan dari umpan Fredian Wahyu.
Sundulan itu sebenarnya mampu ditepis oleh kiper Persis Solo Muhammad Riyandi.
Tak sempurna menepis dan membuang bola, bola itu disundul lagi oleh Carlos Fortes.
Dua gol itu mengkokohkan PSIS Semarang di puncak klasemen dengan perolehan 7 poin.
Sementara itu, di pihak Persis Solo. Gol tunggal dicetak oleh Fabiano Beltrame pada menit injury time babak pertama, di menit 45+7.
Gol balasan dari Fabiano itu juga tercipta dari sundulan.
Lemparan ke dalam dari Aaron Evans itu mampu dikonversi oleh Fabiano menjadi sebuah gol.
Dengan hasil dua kemenangan dan satu hasil seri, membuat PSIS Semarang kokoh di puncak klasemen Grup A Piala Presiden 2022.
Sementara, Persis Solo belum sekalipun meraih kemenangan harus berada di posisi buncit klasemen sementara.
Tensi tinggi pertandingan sudah terjadi sejak wasit Tabrani asal Jawa Timur meniup peluit tanda babak pertama dimulai.
Samsul Arif membuka peluang perdana untuk Persis Solo pada menit ke 10, melalui heading yang masih melambung.
Pelatih Persis Solo yang menempatkan Aaron Evans dan Taufiq sebagai dua gelandang bertahan dalam skema 4-2-3-1 tidak mampu membendung alur serangan PSIS.
Lepas menit ke-10, PSIS mulai mengambil alih jalannya laga dan beberapa kali menciptakan peluang salah satunya lewat tendangan Eka Febri dari luar kotak penalti pada menit ke 14, namun masih melambung.
Bertumpu pada Marukawa dan Hari Nur yang bergerak bebas dalam skema 4-4-2 lini tengah Persis makin kedodoran.
Lini tengah Persis sering kehilangan bola karena melakukan salah umpan.
Melihat kondisi itu, Jecksen langsung melakukan pergantian pemain pada menit ke 29. Wonder kid Persis Solo Zanadin Fariz masuk menggantikan Hamsa Lestaluhu.
Kedua kesebelasan dan para penonton sempat dibuat panik karena Andri Ibo sempat tergeletak tak bergerak setelah berbenturan dengan Fortes pada menit ke 43.
Persis berhasil menyamakan kedudukan melalui Fabiano Beltrame pada menit tambahan babak pertama.
Lemparan jauh dari Aaron Evans di sisi kiri pertahanan PSIS Semarang berhasil ditanduk Fabiano tanpa bisa diantisipasi Aldhila.
Memasuki babak kedua, penyelamatan gemilang dilakukan oleh Riyandi. Ia berhasil mengamankan tendangan Hari Nur dari dalam kotak penalti pada menit ke 50.
PSIS kembali membuat peluang berbahaya melalui Oktafianus Fernando ada menit ke 62. Namun lagi-lagi, Riyandi berhasil mementahkan peluang tersebut.
Terus digempur, pertahanan Persis akhirnya bobol pada menit ke 69 setalah Fortes berhasil mencetak gol memanfaatkan umpan crossing Fredyan Wahyu.
Meski sempat melakukan pergantian strategi Persis gagal keluar dari tekanan dan akhirnya harus kalah dengan skor. 1-2.
Fisio terapis PSIS Semarang, Sigit Pramudya sempat mendapat kartu merah sebelum peluit akhir dibunyikan. (*)
Baca juga: Berikut Jalur Pendaftaran dan Kuota yang Tersedia Pada Pelaksanaan PPDB di SMKN 2 Slawi
Baca juga: Berikut Jalur Pendaftaran dan Kuota yang Tersedia Pada Pelaksanaan PPDB di SMKN 2 Slawi
Baca juga: Daftar Rotasi Jabatan 3 Kapolres di Wilayah Polda Jateng
Baca juga: Verifikasi Lapangan Hybrid Kabupaten Layak Anak Tahun 2022, Blora Masih Berpredikat Pratama