Yuliana Yuliani Kembar Dempet Kepala yang Diadopsi Dokter dan Dioperasi Tahun 1987
Orang tua asli Yuliana & Yuliani adalah kuli bangunan.Tapi dengan kasih sayang orang tua angkat, anak-anak ini bisa menjadi doktor dan dokter.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Yuliana Yuliani Kembar Dempet Kepala yang Diadopsi Dokter dan Dioperasi Tahun 1987
TRIBUNJATENG.COM - Kisah perjalanan hidup Yuliana Yuliani sebagai bayi kembar dempet kepala menjadi kisah yang menarik di Indonesia.
Keduanya sukses menjalani operasi pemisahan kepala pada Juli 1987.
Momen tersebut merupakan kesuksesan besar dalam dunia kedokteran di Tanah Air karena dempet kepala pertama yang berhasil dipisahkan di Indonesia.
Yuliana dan Yuliani lahir di RS Tanjung Pinang, Riau, pada 31 Juli 1987.
Kondisinya saat itu dempet kepala di bagian ubun-ubun (craniopagus vertical).
Saat dioperasi selama 13 jam pada 21 Oktober 1987, mereka masih berusia 2 bulan 21 hari.
Proses pemisahan yang dipimpin Prof. Dr. R.M. Padmosantjojo dengan total 96 dokter, berlangsung di RS Cipto Mangunkusomo dengan biaya Rp 42 juta.
Biaya tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Padmosantjojo, dokter yang mengoperasi mereka sekaligus mengadopsi Yuliana Yuliani.
Saat besar, keduanya tinggal bersama orangtuanya Tularji dan Hartini di Tanjungpinang, Riau.
Bahkan Yuliana berhasil meraih gelar doktor, sementara Yuliani menjadi seorang dokter.
Kesuksesan Yuliana dan Yuliani tak lepas dari peran seorang Dokter Padmosantjojo.
Dokter Padmosantjojo merupakan sosok yang berjasa dalam hidup mereka.
Selain memimpin jalannya operasi Yuliana Yuliani, Dokter Padmosantjojo juga mengadopsi anak kembar tersebut.
Orang tua asli Yuliana & Yuliani adalah kuli bangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/yuliana-dan-yuliani-saat-belum-dipisahkan.jpg)