Berita Ka

Dispermasdes Karanganyar Gerak Cepat Konsultasikan Draft Perbup ke Bupati

Dispermasdes Karanganyar gerak cepat untuk penyempurnaan draft penataan aset desa.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Dok. Satpol PP Karanganyar
Anggota Satpol PP Karanganyar menyegel tempat penjualan tanaman hias di Desa Gedongan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Karanganyar gerak cepat untuk penyempurnaan draft peraturan bupati (Perbup) tentang penataan aset-aset desa.

Kepala Dispermasdes Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menyampaikan, pihaknya sebenarnya telah mulai menyusun draft Perbup terkait penataan bengkok perangkat dan aset desa sebelum munculnya permasalahan di Desa Gedongan Kecamatan Colomadu.

Pasalnya kabupaten/kota di wilayah Jateng juga telah mulai membuat draft Perbup terkait aset desa guna menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

"(Draft) baru dikonsultasikan ke Bupati, nanti kita paparan kajian, lanjut hearing dengan DPRD, revisi dan lain-lain. Tapi berusaha untuk gerak cepat," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (23/6/2022).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, tanah bengkok seharusnya dicatatkan sebagai tanah kas desa sebelum dikerjasamakan dengan pihak ketiga untuk dimanfaatkan supaya produktif.

Selanjutnya pemerintah desa harus mengajukan permohonan rekomendasi pemanfaatan tanah milik desa kepada pemerintah kabupaten. Lanjutnya, setelah prosedur itu ditempuh kemudian pemerintah desa dan BPD berembuk membuat tim untuk bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Maka kita siapkan Perbup tentang tata kelola aset-aset desa," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah 21 tempat usaha yang berdiri di atas tanah bengkok perangkat desa di Desa Gedongan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar disegel oleh Satpol PP Karanganyar lantaran perizinan tidak sesuai dengan prosedur.

Sejumlah 21 tempat usaha tersebut telah disegel oleh anggota Satpol PP Karanganyar pada Selasa (21/6/2022).

Tempat usaha itu di antaranya terdiri dari usaha tempat penjualan tanaman hias, kafe, rumah makan, penjualan ikan, gudang rongsok dan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved