Berita Jepara

Pencuri Ayam Ditangkap Warga Kedung Jepara Jelang Subuh, Barang Bukti Malah Dilepas

Pencuri ayam itu memanfaatkan kondisi sepi saat menjalankan aksinya. Tapi aksi pencuri ayam di Jepara ini digagalkan warga setempat. Warga berhasil me

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: m nur huda
Tribatranews
Ilustrasi pencuri ayam - Aksi pencuri ayam gegerkan warga Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Sabtu (25/6/2022). Kejadian itu terjadi sekira pukul 03.45 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Aksi pencuri ayam gegerkan warga Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Sabtu (25/6/2022). Kejadian itu terjadi sekira pukul 03.45 WIB.

Pencuri ayam itu memanfaatkan kondisi sepi saat menjalankan aksinya.

Tapi aksi pencuri ayam di Jepara ini digagalkan warga setempat.

Warga berhasil memergoki dan menangkap pencuri ayam itu. 

Kemudian pelaku diserahkan ke Polsek Kedung.

Kapolsek Kedung AKP Agus Nurhadi menyampaikan pihaknya menerima pencuri ayam yang ditangkap warga Desa Sowan Lor, sekira pukul 04.00 WIB.

Pencuri itu, kata dia, berinisial K (52), warga Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

"Karena ini penyerahan dari warga akan tetap kita tangani," kata dia saat dihubungi tribunmuria.com.

Permasalahannya, kata dia, saat pencuri ayam itu diserahkan tidak disertai barang bukti.

Ayam yang dicuri lepas. Sehingga pihaknya tidak mengetahui barang buktinya. Selain itu juga, pihak korban belum mendatangi Polsek Kedung.

"Karena ini prosesnya penyerahan dari masyarakat, nanti kami melibatkan masyarakat juga. Biar tidak terjadi miskomunikasi. Masyarakat menyerahkan (pencuri) kok tidak dilanjut. Padahal barang buktinya kita kesulitan. Kerugiannya tidak ada Rp 2,5 juta. Kalau kerugiannya tidak ada Rp 2,5 juta diarahkan ke restorative justice system," bebernya.

Agus juga mengungkapkan sebelumnya memang ada aksi pencurian ayam yang meresahkan warga. Tapi belum tentu pelakunya adalah orang yang sama dengan yang ditangkap warga.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu keterangan dari korban. Apabila korban mau melanjutkan proses hukum akan dilayani.

"(Kalau) Korban mau diselesaikan secara kekeluargaan, nggih monggo," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved