Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pengemis Lempar Sandal ke Pengendara di Semarang Dibawa Ke Rumah Sakit Jiwa

Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial (Dinsos) membawa pengemis lempar sandal pada pengendara ke rumah sakit jiwa guna menjalani tes kejiwaan.

Editor: m nur huda
Instagram @kejadiansmg
Tangkap layar video pengemis di Semarang ngamuk dan lempar sandal gara-gara tak diberi uang. Pengemis lempar sandal tersebut akan dibawa ke rumah sakit jiwa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang akan membawa pengemis yang viral di media sosial setelah melempar sandal pada pengendara ke rumah sakit jiwa.

Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial (Dinsos) membawa pengemis lempar sandal tersebut ke rumah sakit jiwa guna menjalani tes kejiwaan.

"Kalau memang terindikasi memiliki gangguan jiwa akan kami rehabilitasi," kata Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Heroe Soekendar dilansir dari Kompas.com, Sabtu (25/6/2022).

Heroe Soekendar membenarkan jika pengemis yang sempat viral itu sudah diserahkan kepada Dinsos Kota Semarang. Pihaknya sudah melakukan pendataan kepada terduga pelaku.

"Akan diberikan penanganan supaya tak kembali turun ke jalan," kata Heroe. Dalam penanganan pengemis yang meresahkan warga Kota Semarang itu sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan Polsek Semarang Barat.

"Apabila mengganggu ketertiban umum biar urusan aparat," ujarnya.

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan jika dinsos bakal membangun Panti Resos khusus menangani pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT).

"Misal kalau ada yang diamankan dari jalan-jalan kita akan tempatkan di resos itu," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat Kompol Dicky Hermansyah mengatakan, terduga pelaku berhasil ditangkap oleh polisi pada Jumat pukul 07.26 WIB setelah beberapa hari diburu oleh polisi karena meresahkan masyarakat.

"Kami tangkap Jumat pagi pukul 07.26 WIB," kata Dicki.

Dari pemeriksaan, polisi mendapatkan identitas terduga pelaku yang merupakan warga Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

"Kita juga dapat informasi kalau pengemis itu beroperasi lagi dari masyarakat yang melapor," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Semarang untuk melakukan penanganan lanjutan. Berdasarkan laporan yang dia terima, terduga pelaku bernama inisial R itu merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Kami serahkan ke Dinas Sosial Kota Semarang," tuturnya.

Dia meminta agar masyarakat melaporkan ke polisi dan Satpol PP ketika ada pengemis yang menggangu kenyamanan warga Kota Semarang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved