Polda Jateng

Tampilkan Sinden dari Papua, Polda Jateng Jadi Penampil Terbaik di Festival Nusantara Gemilang Polri

Polda Jawa Tengah terpilih menjadi tim dengan penampilan terbaik di Pagelaran Festival Nusantara Gemilang yang digelar Mabes Polri di Jakarta.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Aksi performa budaya tim Polda Jawa Tengah dalam final Festival Nusantara Gemilang Polda yang digelar di Jakarta pada Selasa (28/6) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Polda Jawa Tengah terpilih menjadi tim dengan penampilan terbaik di Pagelaran Festival Nusantara Gemilang yang digelar Mabes Polri di Jakarta, pada Selasa (28/6) malam.

Dalam penampilannya, tim Polda Jawa Tengah mengusung tema keberagaman Indonesia yang dipersatukan oleh Sumpah Palapa, sebuah ikrar atau sumpah yang diucapkan Mahapatih Kerajaan Majapahit Gajah Mada.

Tak hanya konten performa, Polda Jawa Tengah juga menunjukkan keberagaman Indonesia lewat talent yang diterjunkan, yakni 5 anak muda Papua dimana salah satunya berhasil melantunkan tembang Jawa ala sinden dilanjutkan dengan lantunan lagu Indonesia Pusaka dari awal hingga akhir serta aransemen musik dan gerak tari dari berbagai daerah.

Selain menjadi penampil terbaik, tim Polda Jawa Tengah juga menjadi tim favorit pilihan juri dan warga masyarakat di media sosial.

“Jawa Tengah kami pilih sebagai tim dengan penampilan terbaik. Kami dari dewan juri, saya, Denny Malik dan Noela banyak berdebat untuk menentukan yang terbaik."

"Bagi kami, tiga tim yang maju final yakni Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Sumatera Utara, adalah memang yang terbaik”, ujar Edo Kondologit di depan para tamu undangan yang hadir.

Edo menyebut proses seleksi festival Nusantara Gemilang berlangsung ketat.

Dari 34 Polda yang mengirimkan materi, pihak Juri harus mengambil 14 tim untuk melakukan karantina dan pelatihan langsung oleh Denny Malik, Nowela dan Edo Kondologit untuk kemudian melakukan pentas seleksi penyisihan pada Minggu (26/6) lalu.

Oleh Edo dijelaskan bila dari 14 tim tersebut, pihak Juri harus mengambil 3 tim terbaik sebagai Juara.

“Proses seleksi sangat ketat, dari 34 tim Polda, kami harus ambil 14 tim kemudian kami seleksi lagi untuk menghasilkan 3 tim terbaik sebagai juaranya."

"Buat saya ini mengharukan karena dari awal saya melihat indahnya keberagaman Indonesia dalam budayanya”, jelas Edo.

Atas keberhasilan ini, tim Polda Jawa Tengah sebagai tim penampil terbaik mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 100 juta, dan hadiah uang tunai Rp 10 juta sebagai tim favorit yang diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kedahsyatan aksi performa tim Jawa Tengah mengundang aksi spontan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir langsung memberikan hadiah tambahan berupa uang tunai senilai 50 juta rupiah.

“Terima kasih atas perhatian dan atensi dari bapak Kapolri dan jajaran kepada tim Polda Jawa Tengah."

"Sungguh ini membanggakan untuk kami dimana berhasil menjadi yang terbaik hanya dengan persiapan selama sepekan saja."

"Keberhasilan ini juga tak lepas dari arahan bapak Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah yang terus memantau dan melakukan evaluasi bersama kami sebagai tim kreatif”, ungkap Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Lafri Prasetyono usai acara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved