Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Cerita Kiper PSIS Redondo Bisa Gagalkan Penalti Bhayangkara FC, Manfaatkan Peluang '10 Persen'

Redondo sebelum pertandingan menyebut dirinya memang mempelajari dan menyiapkan diri sebaik mungkin menghadapi situasi penalti

TribunJateng.com/Franciskus Ariel
Penyelamatan Aldhilla Ray Redondo menggagalkan tendangan Putu Gede dalam adu penalti PSIS Semarang melawan Bhayangkara FC di babak delapan besar Piala Presiden 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang berhasil lolos ke semifinal Piala Presiden 2022 usai melewati pertandingan sengit kontra Bhayangkara FC di babak delapan besar yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/7/2022) sore.

Pemenang antara PSIS Semarang menghadapi Bhayangkara FC harus diakhiri dengan adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Di babak adu penalti pun harus menunggu cukup lama, kurang lebih 25 menit babak adu penalti berjalan.

Hingga akhirnya PSIS jadi pemenang usai kiper Aldhilla Ray Redondo berhasil menggagalkan tembakan Putu Gede.

Baca juga: Sholawat Panser Biru dan Snex Iringi Kelolosan PSIS Semarang ke Semifinal Piala Presiden 2022

Baca juga: PSIS Semarang ke Semifinal Piala Presiden 2022, Akan Jadi Laga Emosional Buat Carlos Fortes

Dalam pertandingan ini, Aldhilla Ray Redondo sebetulnya tidak bermain sejak awal menit.

PSIS memasang kiper muda Yofandani Damai Pranata dalam starting line up.

Redondo masuk pada menit 78.

"Ya pergantian ini juga merupakan bagian dari strategi tim. Bagaimana kami menyiapkan antisipasi atau skenario dalam menghadapi segala hal yang terjadi di lapangan," kata Sergio Alexandre.

Soal alasan memainkan Yofandani, disebut Sergio karena sebelumnya menampilkan performa yang cukup bagus saat dimainkan dalam laga melawan PSS Sleman.

"Tentu saja penalti selalu memiliki tekanan, tapi untungnya kami bisa melewati dengan baik.

Walaupun tadi Jonathan gagal, tapi itu tidak masalah.

Bicara penalti, pasti bukan cuma kami yang mendapat tekanan tetapi juga dari pemain Bhayangkara FC," kata Sergio.

Dalam kesempatan sebelum pertandingan melawan Bhayangkara FC, Aldhilla Ray Redondo dalam pantauan tribunjateng.com disiapkan untuk menghadapi situasi penalti.

Strategi yang diterapkan Sergio berbuah manis sebab Redondo berhasil jadi aktor kemenangan tim lewat kesuksesan menggagalkan dua penalti lawan.

Redondo sebelum pertandingan menyebut dirinya memang mempelajari dan menyiapkan diri sebaik mungkin menghadapi situasi penalti.

"Untuk saya sendiri siap sesuai dengan kemampuan saya. Karena penalti tidak bisa 90 persen dikatakan masuk. 10 persen adalah usaha kita sendiri (untuk mengantisipasi)," kata Redondo.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved