PSIS Semarang
PSIS Semarang ke Semifinal Piala Presiden 2022, Akan Jadi Laga Emosional Buat Carlos Fortes
Fortes akan menghadapi ujian sebenarnya saat PSIS bertemu Arema Malang di semifinal Piala Presiden 2022
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Carlos Fortes tampil menggila bersama PSIS Semarang.
Ia kini menjadi kesayangan Panser Biru dan Snex.
Fortes akan menghadapi ujian sebenarnya saat PSIS bertemu Arema Malang di semifinal Piala Presiden 2022.
Ia harus bertemu mantan klubnya.
Baca juga: Jadwal Semifinal Piala Presiden 2022, PSIS Semarang Vs Arema FC dan PSS Sleman Vs Borneo FC
Baca juga: Doa Panser Biru dan Snex Berbuah Manis, PSIS Semarang Melaju ke Semifinal
PSIS Semarang memastikan diri lolos ke babak semi final Piala Presiden 2022 usai menang dramatis atas Bhayangkara FC lewat drama adu penalti dalam laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/7/2022) sore.
Pertandingan berjalan imbang 1-1 di waktu normal, membuat pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
PSIS lebih dulu unggul lewat gol Wawan Febrianto pada menit tambahan babak pertama namun dibalas Youssef Ezzejjari pada menit 58.
Hasil imbang di waktu normal mau tidak mau membuat laga ini dilanjutkan ke babak adu penalti.
Kiper PSIS Aldhilla Ray Redondo menjadi pahlawan kemenangan Mahesa Jenar berkat dua penyelamatan penting dalam menepis sepakan penalti Bhayangkara FC yang berakhir 9-8.
Hasil ini mebuat PSIS akan bertemu Arema FC di laga semi final Piala Presiden 2022.
Laga pertama akan dilangsungkan di Stadion Jatidiri, Kamis (7/7), sedangkan pertemuan kedua akan berlangsung di kandang Arema FC, Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (11/7).

Laga tersebut tentu menjadi pertandingan emosional untuk striker asing PSIS Semarang, Carlos Fortes.
Terlebih, Carlos Fortes akan bertemu dengan mantan pendukungnya, yakni suporter setia Arema FC, Aremania di leg kedua Semifinal Piala Presiden 2022.
Seperti yang diketahui, Carlos Fortes tampil bagus bersama Arema FC di perhelatan Liga 1 musim lalu.
Sempat seret di awal kompetisi Liga 1 2021/2022, striker asal Portugal tersebut berhasil membuktikan diri dan menjelma menjadi mesin gol Singo Edan.