Berita Demak
Pemkab Demak Terima Penghargaan Pemrakarsa Pawai Delman Terbanyak Dari Muri
Museum Rekor Indonesia (MURI) adalah lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia yang didirikan oleh Jaya Suprana pada tanggal 27 Januari 1990.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK – Museum Rekor Indonesia (Muri) adalah lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia yang didirikan oleh Jaya Suprana pada tanggal 27 Januari 1990.
MURI dibuat dengan tujuan untuk mengapresiasi sebuah bentuk karsa maupun karya yang diciptakan oleh setiap warga negara Indonesia, serta mendukung sarana pencatat sejarah dan menginspirasi profesionalisme dan integritas generasi penerus.
"Ini adalah penganugerahan kepada Pemkab Demak sebagai pemrakarsa pawai delman terbanyak, dalam iringan prajurit patang puluhan," ucap Sri Widayati Representatif dari MURI, Minggu (10/7/2022) di Kadilangu Demak.
Baca juga: Bacaan Doa Witir Tulisan Arab, Latin Beserta Artinya Bahasa Indonesia
Baca juga: Jelang Leg 2 Piala Presiden, Bek PSIS Komentari Sosok Abel Camara Bomber Arema FC Pengganti Fortes
Baca juga: Chord Kunci Gitar Dewa 19 - Takkan Ada Cinta yang Lain
Bupati Eisti’anah menerima piagam penghargaan Pemrakarsa dan Penyelenggara Pawai Delman Terbanyak Dari MURI yang menumbangkan rekor sebelumnya dipegang oleh Pemkab Bogor sebanyak 123 delman.
Rekor ini tercatat sebagai rekor yang ke-10.426 di Museum Rekor Dunia Indonesia.
“Kabupaten Demak mencatatkan prestasinya di MURI, karena sebelumnya kami telah mencatat beberapa rekor yang pernah dicapai. Di antaranya adalah kerja bakti membersihkan sungai terpanjang pada 5 Februari 2006, festival kuda kepang terlama 36 jam pada 6 Desember 2009”, ujar Wida.
Ruwatan dengan peserta terbanyak pada Desember 2012, membersihkan sungai dengan peserta terbanyak 27.000 orang pada Juni 2014 dan khatam Al-Quran dan terjemahannya dengan peserta terbanyak 11.983 orang pada Oktober 2018.
Sementara itu Plt. Ka. Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Endah Cahya Rini menyampaikan bahwa kegiatan grebeg besar yaitu iring-iringan prajurit patangpuluhan sudah dua tahun tidak dilakukan.
Untuk tahun ini Pemkab berkeinginan agar perayaan grebeg besar bisa meriah, semarak dan akbar.
Baca juga: Doa yang Dibaca Ketika Mendengar Kabar Gembira
Baca juga: Kecelakaan di Karanganyar Truk Gepeng Tertimpa Beton, Begini Kondisi Sopir dan Kernetnya
Baca juga: 3 Opsi Pengganti Carlos Fortes yang Dimiliki Sergio Alexandre Jelang Leg 2 Arema FC vs PSIS Semarang
“Seperti kita ketahui bahwa dokar adalah salah satu transportasi tradisional yang pernah jaya pada jamannya," jelasnya.
Pada tahun ini Pemkab bisa memecahkan rekor MURI dengan 137 delman dan 2 kereta kencana.
"Tentunya kita berharap untuk selanjutnya bisa memecahkan rekor MURI yang lain," jelasnya (rad).