Berita Kendal

Kebakaran di Gedung Aneka Jaya Kendal, Tutik Kaget Dengar Sirine

Terbakarnya swalayan Aneka Jaya Kabupaten Kendal membuat puluhan karyawan panik.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kendal sedang memadamkan api yang membakar gedung swalayan Aneka Jaya Kendal, Senin (11/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Terbakarnya swalayan Aneka Jaya Kendal membuat puluhan karyawan panik.

Hal itu dikarenakan api membakar lantai lantai tig

Petugas pemadam kebakaran dan ambulan 119 Kendal mengevakuasi korban meningggal dalam peristiwa kebakaran di swalayan Aneka Jaya Kendal, Senin (11/7/2022).
Petugas pemadam kebakaran dan ambulan 119 Kendal mengevakuasi korban meningggal dalam peristiwa kebakaran di swalayan Aneka Jaya Kendal, Senin (11/7/2022). (TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM)

a gedung swalayan ketika masih jam operasional, Senin (11/7/2022).

Karyawan swalayan, Tutik mengaku kaget ketika mendengar suara tanda bahaya saat pergantian shift kerja.

Saat itu, dia mendengar sirine dan imbauan segera keluar dari gedung melalui pengeras suara.

Katanya, seketika para karyawan berhamburan ke luar gedung untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Seperti halnya yang dilakukannya bergegas lari menuju halaman dengan gedung.

"Ketika itu sedang shift pegawai, sekitar pukul 16.00. Semua pada keluar menyelamatkan diri. Enggak tahu nasib yang di lantai atas," ujarnya.

Meski sudah ada warning sistem, kebakaran itu mebelan satu korban tukang las yang sedang bekerja di lantai tiga. Korban bernama Patmono (42) warga Kedungpane, Kota Semarang.

Teman korban, Untung menjelaskan, saat kejadian ada empat pekerja sedang mengelas di lantai tiga.

Tiga pekerja di antaranya bergegas lari ke lantai dasar setelah melihat api mulai membesar.

Untung mengaku tidak melihat korban karena saat itu dalam keadaan panik. Dia dan teman-temannya lantas sadar karena korban tak bersamanya setelah sampai di lantai dasar.

"Kami langsung lari begitu lihat api, enggak lihat korban posisinya di mana, tahu-tahu sudah meninggal dievakuasi petugas," ucapnya. 
 
Bencana kebakaran ini masih dalam penanganan kepolisian Polres Kendal. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved