Berita Banyumas

Museum Wayang Banyumas, Simpan Berbagai Macam Wayang Berusia Ratusan Tahun

Wayang menjadi warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: sujarwo
Tribunjateng.com/Imah Masitoh
Museum Wayang Banyumas, koleksi berbagai macam wayang dan benda-benda kuno, Senin (11/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Wayang menjadi warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. Keberadaan wayang ini sudah berabad-abad lamanya. 

Seni pertunjukkan wayang ini merupakan seni mendongeng kuno dengan memperagakan tokoh wayang pada layar putih (ke

Museum Wayang Banyumas, koleksi berbagai macam wayang dan benda-benda kuno, Senin (11/7/2022).
Museum Wayang Banyumas, koleksi berbagai macam wayang dan benda-benda kuno, Senin (11/7/2022). (Tribunjateng.com/Imah Masitoh)

lir) oleh seorang dalang. 

Kesenian ini banyak berkembang pesat di pulau Jawa. Kota Banyumas menjadi salah satu kota yang terkenal dengan wayang kulitnya. 

Pada saat berkunjung ke Kota Lama Banyumas tidak ada salahnya untuk mampir ke salah satu tempat yang dapat menambah wawasan mengenai sejarah khususnya wayang. 

Museum Wayang Sendang Mas Banyumas berada di komplek eks kawedanan Banyumas, atau tepatnya di sebelah timur Pendapa Duplikat Si panji menghadap ke arah barat. 

Pengunjung akan dikenakan biasa masuk sebesar seribu rupiah saja. Saat pertama masuk akan disambut dengan ikon kota Banyumas yakni patung Bawor. Pada bagian depan juga terdapat dua patung singa. 

Dalam sejarahnya, museum wayang awalnya dirintis pada tahun 1982 dengan nama Yayasan Padepokan Sendang Mas (Seni Pedalagan Banyumas). 

Dulunya di tempat itu banyak sekali dalang dari Banyumas dan sekitarnya yang menempati salah satu bangunan bernama Pendopo Paseban. 

Pada waktu itu, banyaknya perkumpulan dalang sehingga banyak sekali benda-benda yang sudah tidak terpakai. 

"Akhirnya benda-benda itu dighibahkan atau jadi kekayaan Yayasan Sendang Mas," ucap Triyono Indra selalu pemandu di museum wayang. 

Tahun 1982 Soepardjo Rustampardjo yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, memiliki gagasan untuk mengumpulkan benda-benda yang memiliki nilai sejarah khususnya wayang. 

Hingga pada 31 Desember 1983, dengan mendatangkan ketua Senawangi (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) pada waktu itu, Museum Wayang Sendang Mas Banyumas resmi diresmikan. 

Salah satu benda yang dighibahkan untuk museum yakni gamelan. Gamelan ini pemberian bupati Banyumas ke 26 Poedjadi Jaringbandayuda, yang terbuat dari perunggu dengan laras slendro. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved