Berita Kriminal

Tipu Daya Guru Ngaji di Magelang, Mengaku Punya Ritual Penyembuhan di Kamar Kepada Murid Wanita

Tipu daya seorang guru ngaji kepada murid gadisnya kembali menjadi alat bagi predator di Magelang.

Editor: rival al manaf
tribunjateng/ist
ilustrasi pencabulan perkosaan 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Tipu daya seorang guru ngaji kepada murid gadisnya kembali menjadi alat bagi predator di Magelang.

Setidaknya empat gadis yang menjadi murid mengaji jadi korban pelecehan dan pencabulan.

Satu di antaranya hamil.

Kasus ini terungkap setelah satu di antara orangtua korban melapor ke polisi sebab anaknya hamil.

Baca juga: Kisah Pemuda Jombang Nekat Mencuri Alat Pengeras Suara Masjid, Ibu Sakit dan Tidak Makan Dua Hari

Baca juga: Sosok Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo, Dipuji Sebagai Sosok Rendah Hati, Kini Jadi Saksi Kunci

Baca juga: SMKN Jateng Buka Kelas Khusus, Lulusan Langsung Kerja sambil Kuliah di Jepang

Baca juga: Sektor UKM dan Koperasi Diharapkan Bantu Pertumbuhan Ekonomi Blora

Oknum guru ngaji itu oleh polisi diinisial MS. Umurnya 31 tahun.

Tersangka adalah warga Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Tersangka melakukan tindakan tak senonoh hingga pemerkosaan kepada empat murid pada kurun waktu antara Desember 2021 hingga Mei 2022.

Kapolres Magelang, AKBP Mohammad Sajarod Zakun mengungkapkan, untuk memuluskan aksinya, tersangka menggunakan modus memberikan tugas piket kebersihan sesuai mengaji.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah rumah tersangka Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Tersangka mengaku sudah melakukan perbuatannya pada empat korban."Kata Kapolres.

Dari empat korban, ada satu korban berinisial W (18) saat kejadian berusia 17 tahun, dinyatakan hamil dengan usia kandungan sekitar 4 bulan.

Tersangka MS memang membuka tempat belajar mengaji di rumahnya.

Dari pengakuan tersangka ada sekitar 90 anak baik laki-laki maupun perempuan belajar mengaji di sana.

"Dari pengakuan tersangka sudah mengajar sejak tiga tahun lalu."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved